JAKARTA | detikNews – Rudy Susmanto memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) yang diinisiasi pemerintah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi. Program ini dinilai sebagai langkah strategis membangun karakter generasi muda yang berintegritas sejak dini demi mewujudkan Indonesia bebas korupsi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Peluncuran Panduan Pendidikan Antikorupsi (PAK) dilaksanakan di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Senin (11/5), dengan melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPK, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta Wakil Ketua KPK RI.
Dalam acara tersebut, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menerima panduan secara simbolis bersama sejumlah kepala daerah lainnya. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah dan Inspektur Kabupaten Bogor.
Rudy menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul. Ia menilai nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab harus ditanamkan sejak dini melalui sistem pendidikan yang terstruktur.
“Apresiasi setinggi-tingginya atas diluncurkannya Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi sebagai upaya membangun budaya antikorupsi sejak dini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan masa depan tanpa korupsi,” ujar Rudy.
Lebih lanjut, Rudy menyatakan bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah investasi pada kualitas manusia. Menurutnya, generasi muda harus dibekali dengan nilai integritas yang kuat agar mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa peluncuran panduan ini menjadi tonggak penting dalam strategi pemberantasan korupsi di Indonesia.
Menurutnya, pendekatan hukum saja tidak cukup untuk memberantas korupsi secara menyeluruh. Pendidikan karakter di sekolah menjadi kunci utama dalam membentuk budaya antikorupsi.
“Kami meyakini bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi harus dimulai dari pendidikan karakter di ruang-ruang kelas,” jelas Setyo.
Ia menambahkan, melalui panduan ini pemerintah ingin memastikan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta amanah diajarkan secara sistematis dan merata di seluruh Indonesia.
Setyo berharap, generasi muda Indonesia ke depan mampu tumbuh sebagai pribadi yang berintegritas tinggi dan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari praktik korupsi.



