Tag: Bupati Bogor

  • Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, 32 Pejabat Pemkab Bogor Resmi Dilantik Bupati Rudy Susmanto

    Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, 32 Pejabat Pemkab Bogor Resmi Dilantik Bupati Rudy Susmanto

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 32 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai langkah memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kamis (21/5/2026).

    Pelantikan yang berlangsung di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor tersebut terdiri dari 30 pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional, serta dua Pejabat Pengawas Sekolah Ahli Utama.

    Momentum pelantikan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi.

    “Atas izin Allah SWT, hari ini saya melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 30 pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional, serta dua Pejabat Pengawas Sekolah Ahli Utama. Ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menekankan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik harus mampu bekerja secara optimal serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor.

    Menurutnya, penguatan birokrasi tidak hanya sebatas rotasi dan pelantikan jabatan, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Rudy Susmanto juga berharap para pejabat yang dilantik dapat menghadirkan inovasi, mempercepat pelayanan administrasi, serta meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah agar roda pemerintahan berjalan semakin efektif.

    Pelantikan pejabat ini sekaligus menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun sistem birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

    Dengan penguatan sumber daya aparatur tersebut, Pemkab Bogor optimistis pelayanan publik di berbagai sektor dapat semakin maksimal, transparan, dan profesional.

  • Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Tuntaskan Penyerahan PSU Sentul City Sesuai Putusan PTUN Bandung

    Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Tuntaskan Penyerahan PSU Sentul City Sesuai Putusan PTUN Bandung

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proses penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di kawasan PT Sentul City Tbk secara bertahap sesuai ketentuan hukum dan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.

    Komitmen tersebut disampaikan melalui Bagian Kerjasama dan Bantuan Hukum Pemerintah Kabupaten Bogor menyusul pelaksanaan sidang pengawasan eksekusi Putusan PTUN Nomor 51/G/TF/2022/PTUN.BDG yang digelar di PTUN Bandung pada Rabu, 20 Mei 2026.

    Dalam persidangan itu, Pemerintah Kabupaten Bogor hadir secara langsung sebagai bentuk kepatuhan terhadap tahapan pengawasan eksekusi yang dipimpin Ketua PTUN Bandung. Kehadiran tersebut sekaligus menegaskan sikap kooperatif Pemkab Bogor dalam menjalankan putusan pengadilan.

    Bagian Kerjasama dan Bantuan Hukum selaku kuasa Bupati Bogor menyampaikan bahwa pihaknya secara berkala telah menyerahkan laporan perkembangan pelaksanaan amar putusan beserta dokumen pendukung kepada PTUN Bandung.

    “Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menjalankan seluruh tahapan pelaksanaan putusan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” demikian disampaikan dalam keterangan pers usai persidangan.

    Pemkab Bogor mengungkapkan, proses penyerahan PSU Sentul City saat ini masih menghadapi sejumlah kendala administratif. Salah satu hambatan utama berkaitan dengan pengajuan sertifikat hak pakai atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor yang sebelumnya sempat dihapus oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga proses administrasi harus kembali diajukan.

    Selain itu, dokumen pengajuan sertifikat dari pihak pengembang juga masih dalam tahap penyelesaian. Kondisi tersebut berdampak pada proses penyerahan PSU di 14 site plan kawasan Sentul City.

    Meski menghadapi hambatan administratif, Pemkab Bogor memastikan sebagian amar putusan telah dilaksanakan. Salah satu capaian yang telah direalisasikan yakni pengelolaan PSU di kawasan Taman Victoria yang kini telah memiliki Sertifikat Hak Pakai Nomor 38 atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor dengan luas mencapai 34.160 meter persegi.

    Ketua PTUN Bandung dalam persidangan menyampaikan bahwa pelaksanaan putusan masih berada dalam tahap penyelesaian karena adanya proses administratif yang belum tuntas. Untuk mempercepat penyelesaian tersebut, PTUN Bandung akan mengirimkan surat kepada Kementerian PAN-RB dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebagai bagian dari pembinaan administrasi pemerintahan.

    PTUN Bandung juga memberikan tambahan waktu selama 21 hari kerja kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melanjutkan proses penyelesaian dan pelaporan perkembangan pelaksanaan putusan.

    Menanggapi arahan tersebut, Bagian Kerjasama dan Bantuan Hukum selaku kuasa Bupati Bogor menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor menghormati seluruh petunjuk Ketua PTUN Bandung dan siap menjalankan tahapan eksekusi sesuai ketentuan serta pedoman Mahkamah Agung Republik Indonesia terkait pengawasan putusan PTUN.

    Pemkab Bogor juga memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat penyelesaian hambatan administratif, termasuk proses sertifikasi dan kelengkapan dokumen pendukung penyerahan PSU Sentul City.

    Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap proses penyerahan PSU dapat segera tuntas sehingga memberikan kepastian hukum dan tata kelola kawasan yang lebih baik bagi masyarakat serta seluruh pihak terkait di kawasan Sentul City.

  • Rudy Susmanto Apresiasi TMMD ke-128 di Cigudeg, Jalan 5,2 Km dan Infrastruktur Desa Rampung Dibangun

    Rudy Susmanto Apresiasi TMMD ke-128 di Cigudeg, Jalan 5,2 Km dan Infrastruktur Desa Rampung Dibangun

    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, berhasil menuntaskan pembangunan jalan sepanjang 5,2 kilometer beserta sejumlah infrastruktur pendukung lainnya. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor yang dinilai mampu mempercepat pembangunan hingga ke wilayah pelosok.

    CIGUDEG, Bogor | detikNews – Program TMMD ke-128 yang dilaksanakan di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, resmi ditutup pada Kamis (21/5), setelah seluruh target pembangunan fisik dan nonfisik berhasil direalisasikan.

    Dalam program kolaborasi antara TNI Angkatan Darat bersama Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut, pembangunan jalan sepanjang 5,2 kilometer menjadi salah satu capaian utama yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Selain pembangunan jalan, TMMD ke-128 juga berhasil merealisasikan pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), lima unit MCK, lima saluran air bersih, rehabilitasi satu mushola, penanaman pohon keras di sepanjang jalur jalan, hingga program ketahanan pangan seluas satu hektar.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Korem 061/Suryakancana dan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, atas kontribusinya dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor.

    “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI AD, khususnya Korem 061/Suryakancana dan Kodim 0621 Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah tidak dapat menjangkau seluruh wilayah pelosok secara cepat tanpa kolaborasi yang baik,” kata Rudy.

    Menurut Rudy, program TMMD menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam meningkatkan pembangunan desa sekaligus kesejahteraan warga.

    Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan hingga ke wilayah terluar Kabupaten Bogor.

    “Melalui program TMMD dan karya bakti, kami akan terus mengoptimalkan pembangunan di Kabupaten Bogor. Kami ingin pelayanan infrastruktur benar-benar menyentuh hingga titik terujung wilayah Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

    Rudy juga menilai pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi turut mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan penyuluhan terkait Posyandu, wawasan kebangsaan, mitigasi bencana alam, hingga edukasi bahaya narkoba dan judi online.

    “TMMD di Kecamatan Cigudeg ini tidak hanya membangun infrastruktur seperti jalan, tempat ibadah, dan MCK, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Berbagai penyuluhan seperti perang terhadap narkoba dan judi online menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat,” tambah Rudy.

    Sementara itu, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Rizal Dwijayanto, menjelaskan bahwa pembangunan jalan menjadi prioritas utama dalam TMMD ke-128 karena sebelumnya kondisi akses jalan di lokasi cukup memprihatinkan.

    “Dalam kegiatan TMMD kali ini, kami telah melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 5,2 kilometer dengan lebar 3 meter. Selain itu juga membangun lima unit rumah tidak layak huni, lima unit MCK, lima saluran air bersih, rehabilitasi satu mushola, penanaman pohon keras di sepanjang jalur jalan, serta kegiatan ketahanan pangan seluas satu hektar,” ujar Rizal.

    Ia mengungkapkan, sebelum dibangun melalui program TMMD, jalan tersebut mengalami kerusakan dan memiliki kontur yang cukup sulit sehingga menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

    “Sebelumnya jalan tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Selain kontur jalannya naik turun, kondisinya juga rusak sehingga menyulitkan masyarakat dalam aktivitas pendidikan maupun kegiatan ekonomi,” jelasnya.

    Dengan rampungnya pembangunan jalan dan berbagai fasilitas pendukung lainnya, masyarakat di Kecamatan Cigudeg kini diharapkan dapat menikmati akses yang lebih baik untuk menunjang kegiatan pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan sosial di wilayah tersebut.

  • Jelang Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Bogor Tebar 5.000 Bibit Ikan dan Bersihkan Sungai

    Jelang Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Bogor Tebar 5.000 Bibit Ikan dan Bersihkan Sungai

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Rudy Susmanto turun langsung memimpin aksi penangkapan ikan sapu-sapu dan pembersihan aliran sungai di Situ Citatah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (20/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 220 kilogram ikan sapu-sapu berhasil ditangkap hanya dalam waktu sekitar satu hingga dua jam.

    Kegiatan ini melibatkan Wakil Bupati Bogor, Forkopimda, Muspika, komunitas lingkungan, hingga masyarakat sekitar sebagai bentuk kolaborasi menjaga kebersihan sungai dan ekosistem perairan di wilayah Kabupaten Bogor.

    Selain menangkap ikan invasif, Pemerintah Kabupaten Bogor juga melakukan penebaran 30 liter eco enzyme ke aliran sungai. Cairan organik tersebut diyakini mampu membantu mempercepat penguraian zat-zat yang mencemari air sungai.

    Aksi lingkungan tersebut turut melibatkan komunitas Eco Enzyme Nusantara Bogor. Di saat yang sama, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor juga menebar sebanyak 5.000 bibit ikan lokal guna menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

    Rudy Susmanto mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi seremonial, tetapi menjadi upaya nyata membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar.

    “Kita bersama-sama dengan Muspika, Pak Wakil Bupati, Forkopimda turun langsung menangkap ikan sapu-sapu di Kali Cidarian. Memang hari ini tidak akan menuntaskan semuanya, tapi ini menjadi penyemangat agar masyarakat ikut menjaga sungai bersama-sama,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurut Rudy, saat meninjau langsung kondisi sungai, pihaknya menemukan sedimentasi yang cukup tinggi serta tumpukan sampah di sejumlah titik aliran sungai.

    Ia menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena berdampak terhadap potensi banjir dan kerusakan lingkungan apabila tidak segera ditangani secara berkelanjutan.

    “Kita ingin memastikan langsung kondisi di lapangan. Ternyata sedimentasinya cukup tinggi, sampah juga cukup banyak. Kalau sedimentasi bisa diatasi, maka potensi banjir tentunya akan berkurang,” jelasnya.

    Terkait ikan sapu-sapu, Rudy menjelaskan bahwa spesies tersebut termasuk ikan invasif yang populasinya perlu dikendalikan. Jika dibiarkan berkembang terlalu banyak, ikan tersebut dapat merusak ekosistem dasar sungai dan mengganggu habitat ikan lokal.

    “Ikan sapu-sapu memang harus dikontrol. Kalau membludak, dia bisa merusak ekosistem di dasar sungai,” tegasnya.

    Ia menambahkan, kegiatan bersih sungai ini menjadi rangkaian awal menuju peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang puncaknya akan digelar pada 5 Juni mendatang.

    Pemkab Bogor berencana mengadakan sejumlah kegiatan lingkungan di kawasan hulu sungai seperti Telaga Warna dan Telaga Saat dengan mengusung tema “Ngelokat Cai”.

    Dalam agenda tersebut, pemerintah juga akan melepaskan indukan ikan lokal agar berkembang biak dari wilayah hulu hingga hilir sungai. Selain itu, penghijauan dan normalisasi sungai di beberapa titik akan terus dilakukan guna menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko bencana banjir.

    Kegiatan aksi bersih sungai di Situ Citatah tersebut turut dihadiri Kepala BBWS Ciliwung Cisadane beserta jajaran perangkat daerah terkait lainnya.

  • Rudy Susmanto Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif di Harkitnas 2026

    Rudy Susmanto Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif di Harkitnas 2026

    CIBINONG, BOGOR | detikNews — Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan berbagai hal positif serta memperkuat persatuan bangsa pada momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Bogor, Rabu (20/5/2026).

    Ajakan tersebut disampaikan Rudy Susmanto usai memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, para kiai, ulama, hingga veteran pejuang.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, pimpinan organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat.

    Dalam sambutannya, Rudy menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

    “Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini dimaknai sangat mendalam oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Semangat Budi Utomo menjadi semangat kita bersama,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurutnya, perjuangan para tokoh bangsa seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Jenderal Sudirman, hingga Pangeran Diponegoro harus terus menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia yang lebih maju.

    Ia menilai, kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui perjuangan panjang yang penuh pengorbanan jiwa dan raga para pendahulu bangsa. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan meneruskan cita-cita perjuangan tersebut.

    “Hari ini kita memaknai bersama bahwa kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal yang positif. Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa ini diperjuangkan dengan jutaan tetesan keringat, darah, serta pengorbanan nyawa para pendahulu kita,” ungkapnya.

    Selain menekankan pentingnya semangat kebangsaan, Rudy Susmanto juga menyoroti peran media digital di era modern. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan aktif menyebarkan konten positif demi menjaga persatuan bangsa.

    “Media digital memiliki peran penting dalam membangun dan merajut kebersamaan. Mari kita bijak bermedia sosial dan menyampaikan hal-hal yang positif. Sebagai anak bangsa, kita memiliki kewajiban bersama untuk menjaga Indonesia,” katanya.

    Rudy juga memberikan apresiasi kepada insan media yang selama ini dinilai turut membantu pembangunan daerah serta memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

    Ia berharap sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat terus terjalin demi menciptakan Indonesia yang maju, damai, dan berdaya saing.

    “Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Media memiliki peran yang sangat penting, mari kita bersama-sama membangun bangsa. Dari Bogor untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia,” tutup Rudy Susmanto.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Revitalisasi Setu Kabantenan Jadi Embung Pengendali Banjir di Cibinong

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Revitalisasi Setu Kabantenan Jadi Embung Pengendali Banjir di Cibinong

    Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat revitalisasi Setu Kabantenan di Cibinong sebagai langkah strategis pengendalian banjir dan penataan lingkungan permukiman. Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, fungsi setu yang dahulu menjadi pembagi air pertanian kini harus dioptimalkan menjadi embung penampung air guna mengurangi limpasan air yang kerap masuk ke rumah warga saat hujan deras.

    CIBINONG, BOGOR | detikNews – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong revitalisasi Setu Kabantenan di wilayah Cibinong sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan penataan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. Revitalisasi tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan fungsi setu menjadi embung penampung air yang mampu mengurangi limpasan air ke kawasan permukiman warga.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, perubahan fungsi lahan yang terjadi selama puluhan tahun telah memengaruhi sistem tata air di kawasan tersebut. Menurutnya, Setu Kabantenan yang sebelumnya berfungsi sebagai pembagi air bagi area persawahan kini harus disesuaikan dengan perkembangan wilayah yang telah berubah menjadi kawasan hunian masyarakat.

    “Dulu Setu Kabantenan berfungsi sebagai pembagi air untuk lahan pertanian. Namun seiring perkembangan wilayah menjadi kawasan permukiman, hari ini kita harus mengoptimalkan fungsinya menjadi embung air yang baik agar limpasan air yang masuk ke rumah-rumah warga dapat dikendalikan,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menjelaskan, revitalisasi dilakukan melalui sejumlah langkah teknis, mulai dari pembersihan sampah di area setu, normalisasi saluran air, hingga pendalaman tampungan air untuk meningkatkan kapasitas setu saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

    Menurut Rudy, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengurangi risiko banjir di kawasan padat penduduk sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.

    “Setunya dibersihkan, dinormalisasi, dan didalamkan agar daya tampung air lebih maksimal. Ini merupakan bagian dari penataan lingkungan dan pengurangan risiko banjir di kawasan permukiman,” tambahnya.

    Revitalisasi Setu Kabantenan juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan sekitar. Selain menjadi pengendali banjir, kawasan setu nantinya diharapkan lebih tertata, bersih, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Langkah penataan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir dan meningkatkan kualitas tata ruang wilayah di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan permukiman di Cibinong dan sekitarnya.

    Dengan optimalisasi fungsi Setu Kabantenan, Pemkab Bogor berharap persoalan limpasan air yang selama ini kerap mengganggu aktivitas warga dapat diminimalisasi, terutama saat musim hujan dengan curah tinggi.

  • Rudy Susmanto Ajak Mahasiswa Bogor Kawal Pembangunan Daerah Secara Aktif

    Rudy Susmanto Ajak Mahasiswa Bogor Kawal Pembangunan Daerah Secara Aktif

    CIBINONG, BOGOR | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa mahasiswa dan generasi muda memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Pernyataan tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor Raya di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Selasa (19/5/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Rudy menekankan bahwa kritik, masukan, serta gagasan yang disampaikan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan Kabupaten Bogor. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan partisipasi aktif generasi muda agar pembangunan berjalan lebih baik dan tepat sasaran.

    “Silaturahmi dengan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. Saya menyadari bahwa suara anak muda lahir dari kepedulian terhadap masa depan daerah, melalui kritik, saran, dan gagasan yang membangun,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menjelaskan, komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan mahasiswa harus terus dijaga agar berbagai kebijakan daerah mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memenuhi harapan masyarakat, khususnya generasi muda.

    Rudy juga mengingatkan pentingnya kontribusi pemuda dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Ia mengutip pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, mengenai kekuatan generasi muda dalam membawa perubahan besar bagi bangsa.

    “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Pesan Bung Karno ini menegaskan betapa besar kekuatan generasi muda dalam mendorong perubahan bangsa,” katanya.

    Audiensi BEM se-Bogor Raya tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam proses pembangunan daerah.

    Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kolaborasi bersama mahasiswa dapat menciptakan pembangunan yang lebih inklusif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat. Rudy menilai mahasiswa tetap harus kritis dalam mengawal kebijakan publik, sementara pemerintah harus terbuka terhadap berbagai masukan demi kemajuan daerah.

    Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis keterlibatan generasi muda dapat menjadi energi positif dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

  • Dengan Basmalah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Berangkatkan Jamaah Haji Kloter 24

    Dengan Basmalah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Berangkatkan Jamaah Haji Kloter 24

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 24 asal Kabupaten Bogor menuju Tanah Suci dalam sebuah prosesi di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Ahad (17/5/2026). Sebanyak 335 jamaah diberangkatkan dalam kloter keenam asal Kabupaten Bogor pada gelombang kedua musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

    Pelepasan jamaah berlangsung khidmat dan penuh haru. Dengan mengucap basmalah, Rudy Susmanto secara resmi memberangkatkan para tamu Allah tersebut untuk menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

    “Bismillahirrahmanirrahim, jamaah haji Kloter 24 Kabupaten Bogor dengan ini secara resmi saya nyatakan dilepas,” ujar Rudy Susmanto di hadapan ratusan jamaah dan keluarga pengantar.

    Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh kepada para jamaah haji, mulai dari proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Dalam pelaksanaannya, Kloter 24 turut didampingi sejumlah petugas haji yang terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Haji, Tim Kesehatan, Paramedis, serta Petugas Haji Daerah (PHD).

    Pendampingan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh jamaah memperoleh pelayanan optimal selama perjalanan maupun saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto juga menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh jamaah haji asal Kabupaten Bogor. Ia berharap para jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan selama menjalankan ibadah.

    “Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” katanya.

    Rudy juga berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Indonesia dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

    “Menjadi haji dan hajjah yang mabrur, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta berkumpul kembali bersama keluarga tercinta,” ungkapnya.

    Berdasarkan jadwal keberangkatan, jamaah haji Kloter 24 JKS terlebih dahulu menuju Embarkasi Bekasi sebelum bertolak ke Tanah Suci pada 18 Mei 2026 pukul 10.10 WIB menggunakan nomor penerbangan SV 5161.

    Keberangkatan jamaah haji Kabupaten Bogor tahun ini menjadi bagian dari penyelenggaraan ibadah haji nasional yang terus mendapat perhatian pemerintah, terutama dalam aspek pelayanan, kesehatan, dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

  • Kabupaten Bogor Meriahkan Kirab Budaya Tatar Sunda di Bandung, Rudy Susmanto Tegaskan Semangat Persaudaraan

    Kabupaten Bogor Meriahkan Kirab Budaya Tatar Sunda di Bandung, Rudy Susmanto Tegaskan Semangat Persaudaraan

    BANDUNG | detikNews – Rudy Susmanto menghadiri Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan budaya yang dipimpin langsung oleh Dedi Mulyadi tersebut diikuti oleh 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus memperkuat persaudaraan masyarakat Sunda.

    Dalam agenda budaya tahunan itu, Kabupaten Bogor sukses mencuri perhatian dengan menampilkan Tarian Bhayangkara Padjajaran yang sarat nilai budaya, semangat persatuan, serta menggambarkan kearifan lokal masyarakat Bogor. Penampilan tersebut menjadi simbol komitmen Kabupaten Bogor dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman.

    Rombongan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda dari Kabupaten Bogor dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor bersama para peserta budaya dan seni tradisional yang tampil penuh semangat sepanjang jalur kirab.

    Kirab Budaya Tatar Sunda menempuh perjalanan sejauh 3,5 kilometer. Rute kirab dimulai dari kawasan Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, kemudian berakhir di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

    Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur kirab. Ribuan warga memadati kawasan kegiatan untuk menyaksikan ragam pertunjukan budaya dari berbagai daerah di Jawa Barat. Penampilan Tarian Bhayangkara Padjajaran dari Kabupaten Bogor menjadi salah satu atraksi yang mendapat perhatian pengunjung karena menghadirkan perpaduan seni tradisional dan semangat heroik budaya Sunda.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang dinilai mampu menjadi ruang memperkuat identitas budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Jawa Barat.

    “Alhamdulillah, tadi malam kami mengikuti Kirab Budaya Tatar Sunda sepanjang 3,5 kilometer dengan semangat luar biasa, dipersatukan dalam satu kirab sebagai wujud persaudaraan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap kearifan lokal budaya Sunda,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurut Rudy, budaya menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah keberagaman daerah di Jawa Barat. Ia berharap kegiatan budaya seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

    “Semoga semangat ini menjadi energi positif untuk mempererat persaudaraan serta membawa Kabupaten Bogor dan Jawa Barat semakin maju, berbudaya, dan istimewa,” pungkasnya.

    Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda sendiri menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Jawa Barat yang rutin menghadirkan kekayaan seni tradisional dari berbagai daerah. Selain sebagai peringatan budaya Sunda, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata daerah kepada masyarakat luas.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmi Lepas Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor ke Tanah Suci

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmi Lepas Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor ke Tanah Suci

    CIBINONG, BOGOR | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jumat (16/5/2026). Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bagian dari persiapan jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menyampaikan doa dan pesan khusus kepada seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Makkah dan Madinah.

    “Hari ini kami melepas Calon Jamaah Haji Kloter 23 menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi untuk menunaikan Rukun Islam kelima di Tanah Suci. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, serta senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia juga berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur serta hajjah mabrurah.

    “Semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur, kembali ke tanah air dengan selamat, serta dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, menjelaskan bahwa Kloter JKS 23 merupakan kloter kelima asal Kabupaten Bogor sekaligus kloter utuh terakhir pada musim haji tahun 2026.

    Menurutnya, total jamaah dalam Kloter 23 mencapai 439 orang yang terdiri dari 208 jamaah laki-laki dan 231 jamaah perempuan. Para jamaah berasal dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan jamaah non-KBIH.

    Adapun rincian jamaah terdiri dari KBIH Al-Hikmah Cibinong sebanyak 75 jamaah, KBIH UI Ibnu Aqil sebanyak 85 jamaah, KBIH Al-Anshor Gunung Putri sebanyak 272 jamaah, serta tujuh jamaah non-KBIH.

    Muslimin menambahkan, selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, jamaah akan didampingi oleh petugas haji yang terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Haji, Tim Kesehatan, Paramedis, hingga Petugas Haji Daerah (PHD).

    “Kloter 23 dijadwalkan tiba di Embarkasi Bekasi pukul 15.40 WIB. Selanjutnya jamaah akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada 17 Mei 2026 pukul 10.40 WIB dan dijadwalkan take off pukul 13.40 WIB menggunakan Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5309,” jelas Muslimin.

    Setibanya di Arab Saudi, para jamaah haji asal Kabupaten Bogor akan menempati wilayah Misfalah Sektor 9 di hotel nomor 908 dan 910 selama menjalankan ibadah haji.

    Sementara untuk jadwal kepulangan, Jamaah Haji Kloter 23 dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 26 Juni 2026 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 12.50 WIB menggunakan penerbangan Saudi Airlines SV 5396.

    Pemerintah Kabupaten Bogor berharap seluruh jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat Kabupaten Bogor.