Tag: Bupati Bogor

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Panen Raya Jagung dan Launching SPPG Polri di Caringin

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Panen Raya Jagung dan Launching SPPG Polri di Caringin

    BOGOR | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang dilakukan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5).

    Kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG Polres Bogor Caringin IX, Kabupaten Bogor. Kehadiran Rudy Susmanto menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap program nasional penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.

    Dalam agenda tersebut, Rudy Susmanto hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, jajaran Forkopimda, serta unsur Pemerintah Kabupaten Bogor.

    Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya secara resmi meluncurkan program ketahanan pangan Polri dan operasional SPPG di berbagai wilayah Indonesia.

    “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri serta panen raya jagung yang dibina oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

    Usai prosesi peresmian, Presiden Prabowo turut meninjau sekaligus mencoba kendaraan traktor jenis combine corn harvester yang digunakan untuk membantu proses panen jagung modern guna meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

    Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG Polres Bogor di wilayah Caringin. Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan menjadi penguat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program peningkatan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak.

    “Selamat atas diresmikannya SPPG Caringin. Semoga menjadi penguat ketahanan pangan di Kabupaten Bogor, membantu meningkatkan gizi anak bangsa, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.

    Program SPPG Polri sendiri menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran fasilitas tersebut di Kabupaten Bogor diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung kebutuhan pangan bergizi.

    Dengan adanya panen raya jagung serentak dan pembangunan gudang ketahanan pangan, pemerintah optimistis sektor pertanian nasional akan semakin kuat serta mampu menjaga stabilitas pasokan pangan di berbagai daerah.

  • Bupati Bogor Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji 2026

    Bupati Bogor Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji 2026

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Sejarah baru tercipta dalam pelaksanaan pemberangkatan jamaah haji di Kabupaten Bogor. Untuk pertama kalinya, ratusan jamaah haji Kloter 21 diberangkatkan langsung dari Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Jumat (15/5/2026).

    Momen ini menjadi perhatian masyarakat karena selama bertahun-tahun proses pelepasan jamaah haji biasanya dipusatkan di Gedung Tegar Beriman. Namun pada musim haji 2026, lokasi pemberangkatan dialihkan ke Masjid Raya Nurul Wathon seiring renovasi Gedung dan Alun-Alun Tegar Beriman yang tengah berlangsung.

    Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, penggunaan Masjid Raya Nurul Wathon bukan hanya solusi sementara, tetapi juga bagian dari optimalisasi fasilitas publik yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor untuk masyarakat.

    “Karena saat ini Gedung Tegar Beriman dan Alun-Alun Tegar Beriman sedang direnovasi, maka pemberangkatan haji dialihkan ke Masjid Raya Nurul Wathon,” ujar Rudy Susmanto saat pelepasan jamaah.

    Menurutnya, keberadaan Masjid Raya Nurul Wathon telah memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan.

    “Alhamdulillah, Masjid Raya Nurul Wathon yang kami bangun pada 2025 memberikan banyak manfaat positif. Bukan hanya untuk pelepasan haji, tetapi juga kegiatan keagamaan lainnya. Mudah-mudahan seluruh infrastruktur yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” jelasnya.

    Tidak hanya itu, Rudy Susmanto juga mengungkapkan rencana besar Pemkab Bogor dalam meningkatkan pelayanan haji di masa mendatang. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan asrama haji terintegrasi di kawasan Stadion Pakansari dan Masjid Raya Nurul Wathon pada 2027.

    Ia berharap pada 2028 mendatang, jamaah haji asal Kabupaten Bogor sudah dapat diberangkatkan melalui pusat layanan haji terpadu tanpa lagi menggunakan sistem pemberangkatan bus seperti saat ini.

    “Ke depan kita rencanakan pembangunan asrama haji pada 2027. Mudah-mudahan tahun 2028 jamaah sudah diberangkatkan melalui Pusat Pelayanan Haji dan Umrah yang terintegrasi dengan asrama haji di samping Masjid Raya Nurul Wathon,” paparnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, menjelaskan bahwa Kloter 21 merupakan kloter kedua pada gelombang kedua sekaligus kloter keempat jamaah asal Kabupaten Bogor tahun 2026.

    Menurutnya, Kloter 21 merupakan gabungan jamaah asal Kabupaten Bogor dan Kota Depok, dengan total jamaah Kabupaten Bogor sebanyak 271 orang.

    “Jamaah terdiri dari 119 laki-laki dan 151 perempuan,” ungkap Muslimin.

    Ia menjelaskan para jamaah berasal dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), di antaranya KBIH Syamsul Huda Ciawi sebanyak 106 jamaah, KBIH Aisyah Gunung Putri 94 jamaah, KBIH Sirojul Falah Parung 31 jamaah, KBIHU Riyadul Muttaqien Jasinga 20 jamaah, serta 19 jamaah non-KBIH.

    Muslimin juga memaparkan jadwal keberangkatan jamaah. Setelah pelepasan di Cibinong, jamaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Bekasi pada pukul 13.10 WIB untuk menjalani proses penerimaan resmi usai salat Jumat.

    Selanjutnya, jamaah akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada 16 Mei 2026 pukul 07.10 WIB dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci pada pukul 12.10 WIB.

    “Jamaah akan menempati wilayah Misfalah sektor 8, hotel 811 dan 812. Insyaallah kembali ke Tanah Air pada 25 Juni 2026 dengan penerbangan Saudi Airlines SV5376,” jelasnya.

    Suasana pelepasan jamaah berlangsung khidmat dan penuh haru. Doa bersama dipanjatkan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

  • Shalat Subuh Berjamaah di Bogor, Bupati Rudy Susmanto Ajak Warga Perkuat Iman dan Silaturahmi

    Shalat Subuh Berjamaah di Bogor, Bupati Rudy Susmanto Ajak Warga Perkuat Iman dan Silaturahmi

    Cibinong, Bogor | detikNews — Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan kebersamaan melalui kegiatan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Wathon, Rabu (13/5/2026), bersama ulama Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf. Momentum ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Bogor yang religius dan harmonis.

    Kegiatan Shalat Subuh berjamaah yang digelar di Masjid Nurul Wathon berlangsung dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan. Jamaah yang hadir terdiri dari tokoh agama, masyarakat sekitar, serta unsur pemerintah daerah yang turut berbaur dalam suasana kebersamaan.

    Agenda ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menanamkan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Kehadiran Bupati Bogor bersama ulama menjadi bentuk nyata pendekatan humanis antara pemimpin daerah dengan warganya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan para ulama, sekaligus membangun sinergi dalam mendorong kemajuan daerah.

    “Alhamdulillah, mengawali aktivitas dengan Shalat Subuh berjamaah menjadi langkah yang penuh keberkahan. Semoga setiap langkah yang dijalankan hari ini diberikan kemudahan dalam melayani masyarakat serta memperkuat iman dan kebersamaan kita semua,” ujar Rudy Susmanto.

    Kehadiran Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf dalam kegiatan tersebut juga memberikan nilai tambah secara spiritual, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kedekatan dengan nilai-nilai keagamaan.

    Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah, guna memperkuat fondasi sosial dan spiritual masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan keimanan yang kuat, pembangunan daerah diharapkan berjalan lebih harmonis dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga.

  • Rudy Susmanto Tancap Gas PSEL Bogor Raya, Gandeng Danantara dan Pemkot Bogor

    Rudy Susmanto Tancap Gas PSEL Bogor Raya, Gandeng Danantara dan Pemkot Bogor

    CIBINONG, BOGOR | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong percepatan implementasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya melalui kolaborasi strategis bersama Danantara dan Pemerintah Kota Bogor. Langkah ini dinilai krusial untuk menghadirkan solusi pengelolaan sampah modern, efektif, dan berkelanjutan di wilayah Bogor Raya.

    Rapat koordinasi terkait progres kerja sama proyek PSEL Bogor Raya tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting dari Hotel Horison Sayaga, Cibinong, pada Selasa (12/5/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat implementasi proyek strategis berbasis lingkungan ini.

    Menurutnya, proyek PSEL Bogor Raya bukan hanya sekadar solusi pengolahan sampah, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan lingkungan di kawasan perkotaan yang terus berkembang.

    “Ini kami lakukan untuk mempercepat implementasi dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang modern dan berkelanjutan. Menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif, inovatif, dan ramah lingkungan bagi masyarakat Bogor Raya,” tegas Rudy Susmanto.

    Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, dan Danantara difokuskan pada percepatan realisasi sistem pengolahan sampah terpadu berbasis teknologi, termasuk konversi sampah menjadi energi listrik.

    Proyek ini diharapkan mampu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus menghasilkan energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.

    Pemerintah Kabupaten Bogor juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi di sektor lingkungan hidup melalui kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

    Dengan adanya PSEL Bogor Raya, diharapkan kualitas lingkungan hidup masyarakat meningkat, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih hijau dan berdaya saing.

  • Bupati Bogor Wawancara Final Calon Direksi PT Sayaga Wisata 2026–2031, Seleksi Mengerucut ke 3 Nama Terbaik

    Bupati Bogor Wawancara Final Calon Direksi PT Sayaga Wisata 2026–2031, Seleksi Mengerucut ke 3 Nama Terbaik

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama panitia seleksi melaksanakan wawancara tahap akhir calon Anggota Direksi PT Sayaga Wisata periode 2026–2031, Selasa (12/5/2026). Tahapan ini menjadi penentu sebelum penetapan resmi direksi baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor.

    Wawancara yang berlangsung di Hotel Horison Sayaga tersebut menjadi fase krusial dalam proses seleksi direksi baru PT Sayaga Wisata. Setelah melalui sejumlah tahapan sebelumnya, seleksi kini mengerucut dari 15 kandidat menjadi tiga nama terbaik.

    Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan panitia seleksi, sementara pemerintah daerah hanya memberikan arah kebijakan strategis.

    “Dari 15 calon direksi sudah mengerucut menjadi tiga nama. Kami hanya menyampaikan arah kebijakan dan gambaran besar rencana bisnis BUMD Sayaga Wisata ke depan,” ujarnya.

    Menurutnya, PT Sayaga Wisata diharapkan mampu menjadi lokomotif perekonomian daerah dengan mengoptimalkan pengelolaan aset serta mengembangkan unit usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

    Ia juga menekankan bahwa kinerja BUMD harus dievaluasi secara berkala untuk memastikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “BUMD tidak boleh merugi. Harus ada keuntungan dan kontribusi terhadap daerah. Setiap tahun akan kita evaluasi,” tegas Rudy.

    Lebih lanjut, pengembangan bisnis PT Sayaga Wisata ke depan tidak hanya berfokus pada sektor perhotelan. Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong optimalisasi potensi wisata lain seperti pemandian air panas, Goa Gudawang, rest area, hingga penguatan unit usaha tour and travel.

    Melalui tahapan wawancara akhir ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat menghasilkan direksi baru yang memiliki visi kuat, tata kelola profesional, serta mampu meningkatkan daya saing BUMD sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

  • Rudy Susmanto Gandeng KPK, Pemkab Bogor Perkuat Sistem Pengawasan dan Tata Kelola

    Rudy Susmanto Gandeng KPK, Pemkab Bogor Perkuat Sistem Pengawasan dan Tata Kelola

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat koordinasi strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, pengawasan internal, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

    Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Aula Soekarno-Hatta, Kantor Inspektorat Kabupaten Bogor, Selasa (12/5). Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Inspektur Kabupaten Bogor Arif Rahman, serta Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II KPK Bahtiar Ujang Purnama bersama jajaran.

    Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penguatan reformasi birokrasi, optimalisasi pelayanan publik, hingga pengelolaan aset dan keuangan daerah. Selain itu, sistem pengawasan internal juga menjadi fokus utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efektif melalui sinergi dengan KPK.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, terutama dalam hal pengawasan internal dan peningkatan kualitas layanan publik.

    “Kami menyadari tantangan pembangunan Kabupaten Bogor sangat besar. Oleh karena itu, kami membutuhkan pendampingan dan arahan agar seluruh kebijakan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rudy.

    Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas di seluruh perangkat daerah.

    “Sinergi dan pengawasan menjadi kunci agar setiap program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan tetap berada dalam koridor hukum,” tambahnya.

    Sementara itu, Direktur Korsup Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.

    Menurutnya, perencanaan yang matang, pengawasan internal yang kuat, serta koordinasi antar perangkat daerah merupakan faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan profesional.

    “Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan KPK terus diperkuat sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan terhindar dari potensi permasalahan hukum,” ungkap Bahtiar.

    Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor semakin baik dan mampu mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

  • Pemkab Bogor Klarifikasi Isu Pembangkangan Hukum, Tegaskan Hormati PTUN Bandung

    Pemkab Bogor Klarifikasi Isu Pembangkangan Hukum, Tegaskan Hormati PTUN Bandung

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya untuk menghormati dan melaksanakan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, sekaligus membantah tegas tuduhan pembangkangan hukum yang diarahkan kepada Bupati Bogor dalam sengketa kawasan Sentul City.

    Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Bagian Kerjasama dan Bantuan Hukum selaku kuasa hukum Bupati Bogor memastikan bahwa informasi yang menyebut adanya pembangkangan hukum tidak benar dan perlu diluruskan kepada publik.

    Putusan yang dimaksud adalah perkara sengketa antara Herman Boenardy dan pihak terkait melawan Bupati Bogor serta PT Sentul City Tbk, sebagaimana tertuang dalam Putusan PTUN Bandung Nomor: 51/G/TF/2022/PTUN.BDG tertanggal 15 November 2022 yang telah berkekuatan hukum tetap.

    Dalam amar putusan tersebut, Bupati Bogor selaku tergugat diwajibkan melakukan tindakan pemerintahan berupa pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) pada site plan Taman Victoria. Area tersebut telah memiliki Sertipikat Hak Pakai Nomor 38 atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor dengan luas mencapai 34.160 meter persegi.

    Tak hanya itu, putusan juga mengamanatkan pembinaan dan pengawasan terhadap penyerahan PSU di sejumlah kawasan perumahan di Sentul City. Kawasan tersebut meliputi Bukit Golf Hijau, Mediterania 1 dan 2, Bukit Hijau, New Hilltop, Green Valley, Mediterania Golf Hill, hingga Taman Venesia dan Taman Pasadena.

    Selain itu, sejumlah kawasan lain seperti Taman Sakura, Sierra Madre, Casablanca, Taman Andalusia, Taman Equator, Alpensia, Taman Legian, hingga Bali Hill juga termasuk dalam objek pembinaan dan pengawasan sesuai amar putusan.

    Terkait pelaksanaan eksekusi putusan, Ketua PTUN Bandung sebelumnya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Bupati Bogor pada 7 April 2026. Namun, karena relaas atau surat panggilan resmi belum diterima, kehadiran tidak dapat dipenuhi secara administratif.

    Pemanggilan kembali dilakukan pada 14 April 2026, dan pada kesempatan tersebut Bupati Bogor melalui kuasa hukumnya telah hadir serta memberikan keterangan resmi di PTUN Bandung.

    Dalam sidang tersebut, Ketua PTUN Bandung juga meminta agar pihak Pemerintah Kabupaten Bogor kembali hadir pada persidangan lanjutan yang dijadwalkan pada 20 Mei 2026 dengan membawa dokumen terkait pelaksanaan eksekusi putusan.

    Pemkab Bogor menegaskan bahwa berbagai langkah konkret telah dilakukan untuk melaksanakan putusan tersebut. Salah satunya adalah pengelolaan PSU di kawasan Taman Victoria sesuai ketentuan yang berlaku.

    Selain itu, pembinaan dan pengawasan penyerahan PSU di kawasan Sentul City juga telah berjalan, dengan fokus awal pada 14 site plan sebagaimana diatur dalam putusan pengadilan.

    Seluruh perkembangan dan progres pelaksanaan putusan tersebut nantinya akan disampaikan secara resmi dalam sidang lanjutan di PTUN Bandung pada 20 Mei 2026, sesuai arahan dari majelis hakim.

    Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan tetap berkomitmen untuk menghormati proses hukum dan menjalankan setiap kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  • Rudy Susmanto Gerakkan Penataan Taman se-Kabupaten Bogor, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri

    Rudy Susmanto Gerakkan Penataan Taman se-Kabupaten Bogor, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam memperkuat penataan dan pemeliharaan taman di seluruh wilayah Kabupaten Bogor sebagai langkah strategis menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat.

    Komitmen tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat memaparkan program penataan, pemeliharaan, dan pembersihan taman se-Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Senin (11/5/2026).

    Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya berfokus pada fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Penataan taman menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan yang tertata rapi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

    “Pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan kepedulian dalam merawat dan menjaga lingkungan. Sistem penanganan sampah, kebersihan, dan pertamanan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor terus kami perkuat, baik dari sisi personel maupun armada,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor terus melakukan penguatan sistem kebersihan dan pertamanan melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor. Upaya ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

    Dengan mengedepankan semangat gotong royong, pemerintah berharap tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Rudy menilai, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberhasilan program tersebut.

    “Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah, kecamatan, kelurahan, hingga masyarakat, kita bergerak bersama mewujudkan lingkungan Kabupaten Bogor yang bersih, rapi, asri, dan nyaman untuk semua,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Rudy Susmanto menekankan bahwa penataan taman bukan hanya soal estetika, tetapi juga bagian dari pembangunan berkelanjutan. Keberadaan taman yang tertata dengan baik dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat identitas daerah.

    Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu mendorong kesadaran publik untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ruang terbuka hijau yang berkualitas.

    Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis dapat mewujudkan wajah daerah yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, sehingga memberikan dampak positif bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

  • Rudy Susmanto Dukung Penuh Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini, Kunci Indonesia Bebas Korupsi

    Rudy Susmanto Dukung Penuh Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini, Kunci Indonesia Bebas Korupsi

    JAKARTA | detikNews – Rudy Susmanto memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) yang diinisiasi pemerintah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi. Program ini dinilai sebagai langkah strategis membangun karakter generasi muda yang berintegritas sejak dini demi mewujudkan Indonesia bebas korupsi menuju visi Indonesia Emas 2045.

    Peluncuran Panduan Pendidikan Antikorupsi (PAK) dilaksanakan di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Senin (11/5), dengan melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPK, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta Wakil Ketua KPK RI.

    Dalam acara tersebut, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menerima panduan secara simbolis bersama sejumlah kepala daerah lainnya. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah dan Inspektur Kabupaten Bogor.

    Rudy menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul. Ia menilai nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab harus ditanamkan sejak dini melalui sistem pendidikan yang terstruktur.

    “Apresiasi setinggi-tingginya atas diluncurkannya Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi sebagai upaya membangun budaya antikorupsi sejak dini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan masa depan tanpa korupsi,” ujar Rudy.

    Lebih lanjut, Rudy menyatakan bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah investasi pada kualitas manusia. Menurutnya, generasi muda harus dibekali dengan nilai integritas yang kuat agar mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

    Sementara itu, Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa peluncuran panduan ini menjadi tonggak penting dalam strategi pemberantasan korupsi di Indonesia.

    Menurutnya, pendekatan hukum saja tidak cukup untuk memberantas korupsi secara menyeluruh. Pendidikan karakter di sekolah menjadi kunci utama dalam membentuk budaya antikorupsi.

    “Kami meyakini bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi harus dimulai dari pendidikan karakter di ruang-ruang kelas,” jelas Setyo.

    Ia menambahkan, melalui panduan ini pemerintah ingin memastikan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta amanah diajarkan secara sistematis dan merata di seluruh Indonesia.

    Setyo berharap, generasi muda Indonesia ke depan mampu tumbuh sebagai pribadi yang berintegritas tinggi dan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari praktik korupsi.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Bogorun 2026 di Sentul, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Persatuan Warga

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Bogorun 2026 di Sentul, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Persatuan Warga

    BABAKAN MADANG, BOGOR | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi melepas (flag off) kegiatan Bogorun 2026 yang digelar di kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang, pada Minggu (11/5/2026). Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

    Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat sudah terlihat memenuhi area kegiatan. Para peserta dengan semangat mengikuti rangkaian olahraga yang dikemas dalam suasana kebersamaan dan penuh energi positif.

    Bogorun 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum penting dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat persatuan serta kebersamaan warga di tengah dinamika kehidupan modern.

    Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.

    “Terima kasih atas antusiasme masyarakat serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Semoga kebersamaan, persatuan, dan semangat hidup sehat ini dapat menjadi energi positif bagi pembangunan Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

    Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti Bogorun memiliki peran strategis dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai sosial seperti gotong royong dan silaturahmi antarwarga.

    Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mendorong berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara luas. Upaya ini menjadi bagian dari strategi menciptakan lingkungan yang sehat, harmonis, dan penuh kebersamaan di wilayah Kabupaten Bogor.

    Dengan suksesnya penyelenggaraan Bogorun 2026, diharapkan semangat hidup sehat dan persatuan masyarakat dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang berkelanjutan di tengah masyarakat Bogor.