Kota Depok | detikNews – Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan pesan penting kepada para pelajar agar aktif berorganisasi tanpa melupakan tanggung jawab utama sebagai siswa, yakni belajar.
Pesan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 tingkat Kota Depok yang digelar di SMP Negeri 13 Depok, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Senin (04/05/2026).
Dalam amanatnya, Supian Suri menekankan bahwa keterlibatan pelajar dalam organisasi sekolah merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan.
“Anak-anak silakan ikut organisasi, asalkan bisa mengatur waktu dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan organisasi seperti OSIS, paskibra, paduan suara, hingga olahraga menjadi sarana pembelajaran di luar ruang kelas yang tidak kalah penting dibanding akademik.
Ia menjelaskan, melalui organisasi siswa dapat belajar banyak hal, mulai dari kepemimpinan, kerja sama tim, hingga menghargai sesama.
“Di organisasi anak-anak belajar leadership, belajar menghargai, bahkan belajar mengikuti arahan pemimpin,” jelasnya.
Supian Suri juga mengapresiasi para siswa yang aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Ia menilai pengalaman berorganisasi dapat membantu pelajar membangun relasi sosial, mengenali minat dan bakat, serta mengembangkan potensi diri secara maksimal.
Selain itu, ia mengingatkan para siswa untuk menikmati masa sekolah yang berlangsung relatif singkat. Momentum tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan untuk membangun pertemanan dan komunikasi yang baik.
“Nikmati masa-masa ini, karena prosesnya sangat cepat. Perbanyak teman dan buat suasana belajar menjadi menyenangkan,” pesannya.
Meski demikian, ia tetap menegaskan bahwa tanggung jawab utama pelajar adalah belajar. Terutama bagi siswa kelas 9 yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Khususnya kelas 9 harus mempersiapkan diri untuk masuk SMA atau SMK. Orang tua tentu berharap masa depan anak-anak semua berhasil,” tutupnya.
Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Depok ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali peran pendidikan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan kepemimpinan.



