Tag: berita Cibinong

  • Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, 32 Pejabat Pemkab Bogor Resmi Dilantik Bupati Rudy Susmanto

    Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, 32 Pejabat Pemkab Bogor Resmi Dilantik Bupati Rudy Susmanto

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 32 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai langkah memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kamis (21/5/2026).

    Pelantikan yang berlangsung di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor tersebut terdiri dari 30 pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional, serta dua Pejabat Pengawas Sekolah Ahli Utama.

    Momentum pelantikan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi.

    “Atas izin Allah SWT, hari ini saya melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 30 pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional, serta dua Pejabat Pengawas Sekolah Ahli Utama. Ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menekankan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik harus mampu bekerja secara optimal serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor.

    Menurutnya, penguatan birokrasi tidak hanya sebatas rotasi dan pelantikan jabatan, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Rudy Susmanto juga berharap para pejabat yang dilantik dapat menghadirkan inovasi, mempercepat pelayanan administrasi, serta meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah agar roda pemerintahan berjalan semakin efektif.

    Pelantikan pejabat ini sekaligus menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun sistem birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

    Dengan penguatan sumber daya aparatur tersebut, Pemkab Bogor optimistis pelayanan publik di berbagai sektor dapat semakin maksimal, transparan, dan profesional.

  • Pemkab Bogor Resmi Terapkan Labelisasi KPM Bansos, Penyaluran Bantuan Kini Lebih Transparan

    Pemkab Bogor Resmi Terapkan Labelisasi KPM Bansos, Penyaluran Bantuan Kini Lebih Transparan

    Pemerintah Kabupaten Bogor resmi meluncurkan program labelisasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial sebagai upaya memperkuat transparansi dan memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengawasan masyarakat sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bogor.

    CIBINONG, Bogor | VOA Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, meluncurkan program labelisasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial sebagai langkah strategis memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial di wilayah Kabupaten Bogor.

    Peluncuran program tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (21/5), dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan terkait penyaluran bantuan sosial.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Kepala BPS Kabupaten Bogor, Ketua Tim Pendamping SDM PKH Kabupaten Bogor, para Ketua Tim Pendamping PKH Kecamatan, hingga Ketua Apdesi Kabupaten Bogor.

    Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 6 juta jiwa menghadapi tantangan besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

    Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya menghadirkan berbagai program strategis, termasuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

    “Labelisasi ini bukan sekadar penempelan stiker, tetapi bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan dalam penyaluran bantuan sosial,” ujar Ajat Rochmat Jatnika dalam sambutannya.

    Menurutnya, pemasangan stiker labelisasi pada rumah penerima bantuan sosial diharapkan dapat mempermudah proses identifikasi penerima manfaat sekaligus membuka ruang pengawasan bersama oleh masyarakat.

    Meski demikian, Ajat menegaskan bahwa program labelisasi KPM bansos tersebut bukan bertujuan memberikan stigma negatif kepada keluarga penerima manfaat.

    “Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola bantuan sosial yang lebih baik, berkeadilan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

    Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor ingin memastikan setiap bantuan sosial yang disalurkan benar-benar tepat sasaran sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.

    Selain itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto juga menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, dan lurah untuk mengawal pelaksanaan labelisasi dengan pendekatan humanis, persuasif, edukatif, dan tetap menjunjung martabat masyarakat penerima bantuan.

    “Pelaksanaan program harus dilakukan tanpa intimidasi maupun perlakuan yang merendahkan penerima manfaat,” tegas Ajat.

    Pemerintah Kabupaten Bogor juga menilai keterlibatan tokoh masyarakat dan seluruh pilar sosial di wilayah sangat penting agar proses pendataan dan pemasangan label berjalan tertib, akurat, dan sesuai sasaran.

    Ajat turut menyampaikan pesan Bupati Bogor bahwa bantuan sosial bukanlah tujuan akhir, melainkan jembatan menuju kemandirian masyarakat.

    “Hari ini menerima bantuan, insya Allah esok menjadi keluarga yang mandiri, bahkan mampu membantu sesama,” ungkapnya.

    Melalui program labelisasi KPM bantuan sosial ini, Pemkab Bogor berharap penyaluran bansos menjadi lebih efektif, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menuju Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang.

  • Rudy Susmanto Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif di Harkitnas 2026

    Rudy Susmanto Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif di Harkitnas 2026

    CIBINONG, BOGOR | detikNews — Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan berbagai hal positif serta memperkuat persatuan bangsa pada momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Bogor, Rabu (20/5/2026).

    Ajakan tersebut disampaikan Rudy Susmanto usai memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, para kiai, ulama, hingga veteran pejuang.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, pimpinan organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat.

    Dalam sambutannya, Rudy menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

    “Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini dimaknai sangat mendalam oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Semangat Budi Utomo menjadi semangat kita bersama,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurutnya, perjuangan para tokoh bangsa seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Jenderal Sudirman, hingga Pangeran Diponegoro harus terus menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia yang lebih maju.

    Ia menilai, kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui perjuangan panjang yang penuh pengorbanan jiwa dan raga para pendahulu bangsa. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan meneruskan cita-cita perjuangan tersebut.

    “Hari ini kita memaknai bersama bahwa kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal yang positif. Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa ini diperjuangkan dengan jutaan tetesan keringat, darah, serta pengorbanan nyawa para pendahulu kita,” ungkapnya.

    Selain menekankan pentingnya semangat kebangsaan, Rudy Susmanto juga menyoroti peran media digital di era modern. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan aktif menyebarkan konten positif demi menjaga persatuan bangsa.

    “Media digital memiliki peran penting dalam membangun dan merajut kebersamaan. Mari kita bijak bermedia sosial dan menyampaikan hal-hal yang positif. Sebagai anak bangsa, kita memiliki kewajiban bersama untuk menjaga Indonesia,” katanya.

    Rudy juga memberikan apresiasi kepada insan media yang selama ini dinilai turut membantu pembangunan daerah serta memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

    Ia berharap sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat terus terjalin demi menciptakan Indonesia yang maju, damai, dan berdaya saing.

    “Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Media memiliki peran yang sangat penting, mari kita bersama-sama membangun bangsa. Dari Bogor untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia,” tutup Rudy Susmanto.

  • UKPBJ Kabupaten Bogor Luncurkan Inovasi SERUAN PBJ untuk Perkuat Tata Kelola Pengadaan Digital

    UKPBJ Kabupaten Bogor Luncurkan Inovasi SERUAN PBJ untuk Perkuat Tata Kelola Pengadaan Digital

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Sekretariat Daerah resmi meluncurkan inovasi bertajuk SERUAN PBJ (Selasa Rutin Bulanan) sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

    Peluncuran inovasi tersebut dilakukan atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, guna mendorong transformasi sistem pembinaan aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor agar lebih adaptif terhadap perkembangan digitalisasi pengadaan pemerintah.

    Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bogor, Arie Fikriansyah mengatakan, SERUAN PBJ hadir sebagai inovasi berbasis digital dan hybrid meeting yang dirancang untuk mengubah pola pembinaan pengadaan konvensional menjadi sistem pembelajaran kolaboratif, fleksibel, dan berkelanjutan.

    “SERUAN PBJ menjadi bentuk transformasi pembinaan pengadaan barang dan jasa dari pola konvensional menjadi sistem pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi informasi yang dapat diakses seluruh perangkat daerah,” ujar Arie.

    Menurutnya, perkembangan regulasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) yang sangat dinamis, termasuk percepatan digitalisasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui E-Katalog dan e-purchasing, menuntut seluruh instansi pemerintah untuk bergerak lebih adaptif dan responsif.

    Selama ini, penyampaian informasi kebijakan pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dinilai masih bersifat insidental dan belum merata. Kondisi tersebut kerap memunculkan perbedaan interpretasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari penyusunan spesifikasi teknis hingga penentuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).

    Melalui SERUAN PBJ, UKPBJ Kabupaten Bogor menghadirkan forum rutin bulanan yang menjadi wadah diseminasi kebijakan, koordinasi lintas perangkat daerah, sekaligus ruang konsultasi interaktif bagi para pelaku pengadaan.

    Secara teknis, program ini mengintegrasikan berbagai platform digital modern untuk memangkas keterbatasan ruang dan waktu. Pelaksanaannya memanfaatkan Zoom Meeting sebagai media hybrid meeting, YouTube Channel untuk publikasi dan dokumentasi siaran ulang, serta Bank Materi Digital berbasis Google Drive yang dapat diakses aparatur secara mandiri kapan saja.

    Arie menjelaskan, materi yang dibahas dalam forum SERUAN PBJ tidak hanya bersifat umum, tetapi dikurasi berdasarkan kebutuhan aktual dan persoalan riil yang dihadapi perangkat daerah di lapangan.

    “Materi akan disesuaikan dengan isu strategis seperti HPS, e-purchasing, hingga pengadaan konstruksi sehingga lebih relevan dengan kebutuhan OPD,” jelasnya.

    Dalam pelaksanaannya, UKPBJ Kabupaten Bogor menerapkan manajemen kerja yang sistematis melalui beberapa tahapan terukur. Tahapan tersebut dimulai dari identifikasi persoalan dan penjaringan isu strategis dari perangkat daerah, penyusunan jadwal tahunan, penentuan tema pembahasan, hingga koordinasi dengan narasumber ahli.

    Selain itu, seluruh infrastruktur digital disiapkan secara menyeluruh, mulai dari tautan ruang pertemuan daring, daftar hadir elektronik, hingga sistem hybrid meeting agar kegiatan berjalan efektif.

    Kegiatan rutin bulanan tersebut diisi dengan pemaparan kebijakan terbaru oleh narasumber kompeten, sesi diskusi kelompok, hingga konsultasi langsung terkait kendala teknis yang dihadapi OPD dalam proses pengadaan barang dan jasa.

    Pasca kegiatan, seluruh bahan tayang dan rekaman kegiatan akan diunggah ke YouTube serta diperbarui pada bank materi digital guna memudahkan aparatur mengakses informasi secara berkelanjutan.

    Monitoring dan evaluasi juga dilakukan secara berkala untuk mengukur tingkat partisipasi peserta, kualitas penyampaian materi, serta efektivitas pelaksanaan hybrid meeting sebagai bahan perbaikan pada kegiatan berikutnya.

    Arie menegaskan, melalui pola kerja yang sistematis tersebut, SERUAN PBJ diharapkan mampu membawa dampak signifikan terhadap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor.

    “Program ini diharapkan dapat mempermudah konsultasi, mempercepat penyampaian informasi kebijakan, meminimalisasi risiko kesalahan administratif, serta mewujudkan pengadaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai peraturan yang berlaku,” pungkasnya.

    Selain memperkuat tata kelola pengadaan, inovasi SERUAN PBJ juga menjadi instrumen strategis Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan percepatan transformasi digital birokrasi di daerah.

  • Dengan Basmalah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Berangkatkan Jamaah Haji Kloter 24

    Dengan Basmalah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Berangkatkan Jamaah Haji Kloter 24

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 24 asal Kabupaten Bogor menuju Tanah Suci dalam sebuah prosesi di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Ahad (17/5/2026). Sebanyak 335 jamaah diberangkatkan dalam kloter keenam asal Kabupaten Bogor pada gelombang kedua musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

    Pelepasan jamaah berlangsung khidmat dan penuh haru. Dengan mengucap basmalah, Rudy Susmanto secara resmi memberangkatkan para tamu Allah tersebut untuk menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

    “Bismillahirrahmanirrahim, jamaah haji Kloter 24 Kabupaten Bogor dengan ini secara resmi saya nyatakan dilepas,” ujar Rudy Susmanto di hadapan ratusan jamaah dan keluarga pengantar.

    Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh kepada para jamaah haji, mulai dari proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Dalam pelaksanaannya, Kloter 24 turut didampingi sejumlah petugas haji yang terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Haji, Tim Kesehatan, Paramedis, serta Petugas Haji Daerah (PHD).

    Pendampingan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh jamaah memperoleh pelayanan optimal selama perjalanan maupun saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto juga menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh jamaah haji asal Kabupaten Bogor. Ia berharap para jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan selama menjalankan ibadah.

    “Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” katanya.

    Rudy juga berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Indonesia dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

    “Menjadi haji dan hajjah yang mabrur, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta berkumpul kembali bersama keluarga tercinta,” ungkapnya.

    Berdasarkan jadwal keberangkatan, jamaah haji Kloter 24 JKS terlebih dahulu menuju Embarkasi Bekasi sebelum bertolak ke Tanah Suci pada 18 Mei 2026 pukul 10.10 WIB menggunakan nomor penerbangan SV 5161.

    Keberangkatan jamaah haji Kabupaten Bogor tahun ini menjadi bagian dari penyelenggaraan ibadah haji nasional yang terus mendapat perhatian pemerintah, terutama dalam aspek pelayanan, kesehatan, dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

  • Film “Sayap Kecil Praja Muda Karana” Siap Angkat Nama Bogor, Rudy Susmanto Beri Dukungan Penuh

    Film “Sayap Kecil Praja Muda Karana” Siap Angkat Nama Bogor, Rudy Susmanto Beri Dukungan Penuh

    Pemerintah Kabupaten Bogor menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pendidikan karakter generasi muda melalui industri kreatif. Bupati Bogor Rudy Susmanto mendukung penuh produksi film layar lebar “Sayap Kecil Praja Muda Karana” yang mengangkat nilai-nilai Pramuka sekaligus memperkenalkan potensi wisata Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor ke tingkat nasional hingga internasional.

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan dukungan penuh terhadap produksi film layar lebar berjudul “Sayap Kecil Praja Muda Karana” yang digagas rumah produksi Checklist Cinema bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor.

    Film tersebut tidak hanya mengangkat nilai pendidikan karakter dan semangat kepramukaan, tetapi juga menjadi media promosi wisata daerah, khususnya Desa Malasari di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

    Dukungan itu sejalan dengan komitmen Rudy Susmanto selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Kabupaten Bogor dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan inspiratif.

    Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Checklist Cinema dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor pada 13 Mei 2026. Penandatanganan itu dihadiri Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor Agus Ridho serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal yang mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor.

    Film “Sayap Kecil Praja Muda Karana” disutradarai sineas muda Hendra Lee atau Hendra Adi Ramadhan. Film ini mengusung semangat “Praja Muda Karana” yang sarat dengan pesan kebersamaan, disiplin, perjuangan, kepemimpinan, dan semangat berkarya di kalangan generasi muda.

    Menariknya, cerita film tersebut juga diangkat berdasarkan kisah dan gagasan Rudy Susmanto sehingga memiliki kedekatan emosional dengan kehidupan masyarakat serta nilai kepemimpinan di Kabupaten Bogor.

    Pemerintah Kabupaten Bogor menyambut positif hadirnya kolaborasi antara dunia perfilman dan Gerakan Pramuka tersebut. Selain menjadi media hiburan, film dinilai efektif sebagai sarana edukasi masyarakat sekaligus promosi potensi daerah.

    Melalui film ini, keindahan alam dan potensi wisata Desa Malasari diharapkan semakin dikenal masyarakat luas. Desa Malasari sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Bogor dengan panorama pegunungan, udara sejuk, dan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga.

    Eksekutif Produser film, Aldi Supriyadi mengungkapkan optimismenya terhadap produksi film tersebut. Ia menyebut “Sayap Kecil Praja Muda Karana” direncanakan mengikuti berbagai festival film, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    “Film ini akan diikutsertakan ke festival film baik dalam negeri maupun luar negeri, agar pesan inspiratifnya menjangkau lebih luas,” ujar Aldi.

    Produksi film ini juga didukung tim kreatif dan produksi yang solid. Selain Aldi Supriyadi dan Dawaq Faturakhman sebagai eksekutif produser, terdapat Mickey Alferd sebagai produser pelaksana, Julian Kunto sebagai produser kreatif, serta Eko Cheng yang dipercaya sebagai co-sutradara.

    Kolaborasi antara industri perfilman dan Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor diharapkan menjadi contoh sinergi positif dalam membangun pendidikan karakter generasi muda, memperkuat identitas budaya lokal, serta mendukung promosi pariwisata daerah melalui karya kreatif dan industri film nasional.

  • Shalat Subuh Berjamaah di Bogor, Bupati Rudy Susmanto Ajak Warga Perkuat Iman dan Silaturahmi

    Shalat Subuh Berjamaah di Bogor, Bupati Rudy Susmanto Ajak Warga Perkuat Iman dan Silaturahmi

    Cibinong, Bogor | detikNews — Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan kebersamaan melalui kegiatan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Wathon, Rabu (13/5/2026), bersama ulama Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf. Momentum ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Bogor yang religius dan harmonis.

    Kegiatan Shalat Subuh berjamaah yang digelar di Masjid Nurul Wathon berlangsung dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan. Jamaah yang hadir terdiri dari tokoh agama, masyarakat sekitar, serta unsur pemerintah daerah yang turut berbaur dalam suasana kebersamaan.

    Agenda ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menanamkan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Kehadiran Bupati Bogor bersama ulama menjadi bentuk nyata pendekatan humanis antara pemimpin daerah dengan warganya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan para ulama, sekaligus membangun sinergi dalam mendorong kemajuan daerah.

    “Alhamdulillah, mengawali aktivitas dengan Shalat Subuh berjamaah menjadi langkah yang penuh keberkahan. Semoga setiap langkah yang dijalankan hari ini diberikan kemudahan dalam melayani masyarakat serta memperkuat iman dan kebersamaan kita semua,” ujar Rudy Susmanto.

    Kehadiran Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf dalam kegiatan tersebut juga memberikan nilai tambah secara spiritual, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kedekatan dengan nilai-nilai keagamaan.

    Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah, guna memperkuat fondasi sosial dan spiritual masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan keimanan yang kuat, pembangunan daerah diharapkan berjalan lebih harmonis dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga.

  • Tak Main-main! Rudy Susmanto Ancam Sanksi Keras ASN Pengguna Narkoba

    Tak Main-main! Rudy Susmanto Ancam Sanksi Keras ASN Pengguna Narkoba

    Cibinong, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam memerangi peredaran narkotika. Bersama Polres Bogor dan Forkopimda, langkah tegas disiapkan, termasuk pemberian sanksi keras bagi aparatur sipil negara (ASN) yang terindikasi terlibat narkoba.

    Komitmen pemberantasan narkoba tersebut disampaikan Rudy Susmanto dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Bogor di Cibinong, Rabu (13/5). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang melibatkan seluruh elemen pemerintah daerah.

    Rudy menekankan, Pemkab Bogor tidak akan mentoleransi keterlibatan aparatur pemerintah dalam penyalahgunaan narkotika maupun obat-obatan terlarang. ASN atau penyelenggara pemerintahan yang terbukti terlibat akan dijatuhi sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari narkoba. Jika ada ASN yang terbukti menggunakan narkotika, sanksi tegas akan diberikan,” tegas Rudy.

    Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Bogor bersama Polres Bogor dan Forkopimda telah membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk menangani peredaran narkotika. Satgas ini akan bekerja secara berkelanjutan untuk menekan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

    Rudy juga mengapresiasi langkah cepat Polres Bogor dalam mengungkap berbagai kasus narkotika. Ia menyebut, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Forkopimda yang digelar sekitar satu bulan sebelumnya.

    “Ini bukan akhir, tetapi awal dari kerja besar kita. Satgas akan terus bergerak untuk memberantas narkotika di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

    Meski bersikap tegas, Rudy memastikan bahwa pemerintah tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Proses hukum akan tetap dihormati, namun proses kepegawaian melalui BKPSDM akan berjalan paralel sebagai bentuk ketegasan pemerintah daerah.

    Dalam pengungkapan tersebut, Rudy mengungkap adanya satu pegawai PPPK paruh waktu yang terindikasi menggunakan narkotika. Ia menegaskan, pemerintah tidak akan berhenti pada satu kasus dan akan terus memperkuat pengawasan internal.

    “Kalau ditemukan lagi, sanksinya akan lebih tegas,” katanya.

    Rudy juga menyoroti pentingnya kolaborasi semua pihak dalam memerangi narkoba, mengingat Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

    “Narkotika adalah ancaman serius bagi generasi muda. Ini bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita semua,” tandasnya.

    Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan, pihaknya berhasil mengungkap 113 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Mei 2026, dengan total 155 tersangka.

    Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras Satresnarkoba bersama dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.

    “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkoba maupun peredaran obat keras tertentu di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

    Kapolres juga menyoroti maraknya penyalahgunaan obat keras tertentu (OKT) yang kerap menjadi pemicu berbagai tindak kriminal, seperti tawuran dan gangguan keamanan.

  • Rudy Susmanto Tancap Gas PSEL Bogor Raya, Gandeng Danantara dan Pemkot Bogor

    Rudy Susmanto Tancap Gas PSEL Bogor Raya, Gandeng Danantara dan Pemkot Bogor

    CIBINONG, BOGOR | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong percepatan implementasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya melalui kolaborasi strategis bersama Danantara dan Pemerintah Kota Bogor. Langkah ini dinilai krusial untuk menghadirkan solusi pengelolaan sampah modern, efektif, dan berkelanjutan di wilayah Bogor Raya.

    Rapat koordinasi terkait progres kerja sama proyek PSEL Bogor Raya tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting dari Hotel Horison Sayaga, Cibinong, pada Selasa (12/5/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat implementasi proyek strategis berbasis lingkungan ini.

    Menurutnya, proyek PSEL Bogor Raya bukan hanya sekadar solusi pengolahan sampah, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan lingkungan di kawasan perkotaan yang terus berkembang.

    “Ini kami lakukan untuk mempercepat implementasi dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang modern dan berkelanjutan. Menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif, inovatif, dan ramah lingkungan bagi masyarakat Bogor Raya,” tegas Rudy Susmanto.

    Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, dan Danantara difokuskan pada percepatan realisasi sistem pengolahan sampah terpadu berbasis teknologi, termasuk konversi sampah menjadi energi listrik.

    Proyek ini diharapkan mampu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus menghasilkan energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.

    Pemerintah Kabupaten Bogor juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi di sektor lingkungan hidup melalui kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

    Dengan adanya PSEL Bogor Raya, diharapkan kualitas lingkungan hidup masyarakat meningkat, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih hijau dan berdaya saing.

  • Bupati Bogor Wawancara Final Calon Direksi PT Sayaga Wisata 2026–2031, Seleksi Mengerucut ke 3 Nama Terbaik

    Bupati Bogor Wawancara Final Calon Direksi PT Sayaga Wisata 2026–2031, Seleksi Mengerucut ke 3 Nama Terbaik

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama panitia seleksi melaksanakan wawancara tahap akhir calon Anggota Direksi PT Sayaga Wisata periode 2026–2031, Selasa (12/5/2026). Tahapan ini menjadi penentu sebelum penetapan resmi direksi baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor.

    Wawancara yang berlangsung di Hotel Horison Sayaga tersebut menjadi fase krusial dalam proses seleksi direksi baru PT Sayaga Wisata. Setelah melalui sejumlah tahapan sebelumnya, seleksi kini mengerucut dari 15 kandidat menjadi tiga nama terbaik.

    Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan panitia seleksi, sementara pemerintah daerah hanya memberikan arah kebijakan strategis.

    “Dari 15 calon direksi sudah mengerucut menjadi tiga nama. Kami hanya menyampaikan arah kebijakan dan gambaran besar rencana bisnis BUMD Sayaga Wisata ke depan,” ujarnya.

    Menurutnya, PT Sayaga Wisata diharapkan mampu menjadi lokomotif perekonomian daerah dengan mengoptimalkan pengelolaan aset serta mengembangkan unit usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

    Ia juga menekankan bahwa kinerja BUMD harus dievaluasi secara berkala untuk memastikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “BUMD tidak boleh merugi. Harus ada keuntungan dan kontribusi terhadap daerah. Setiap tahun akan kita evaluasi,” tegas Rudy.

    Lebih lanjut, pengembangan bisnis PT Sayaga Wisata ke depan tidak hanya berfokus pada sektor perhotelan. Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong optimalisasi potensi wisata lain seperti pemandian air panas, Goa Gudawang, rest area, hingga penguatan unit usaha tour and travel.

    Melalui tahapan wawancara akhir ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat menghasilkan direksi baru yang memiliki visi kuat, tata kelola profesional, serta mampu meningkatkan daya saing BUMD sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.