CITEUREUP, BOGOR | detikNews – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus berinovasi mengenalkan kembali radio kepada generasi digital. Lewat program OB Van Goes To School, siswa SMP Negeri 3 Citeureup diajak belajar langsung dunia penyiaran modern, mulai dari proses siaran hingga teknik produksi broadcast.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Diskominfo Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga eksistensi radio di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Salah satunya melalui program edukatif OB Van Goes To School yang kali ini digelar di SMP Negeri 3 Citeureup, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa untuk mengenal dunia penyiaran atau broadcasting. Tidak hanya teori, para pelajar juga diberikan kesempatan praktik menggunakan fasilitas OB Van milik Diskominfo Kabupaten Bogor.
Antusiasme siswa terlihat tinggi sejak awal kegiatan. Mereka tampak tertarik mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan peran penyiar, operator, hingga memahami proses produksi siaran radio secara langsung.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menjelaskan bahwa program OB Van Goes To School merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkenalkan kembali radio sebagai media yang tetap relevan di era digital.
Menurutnya, radio tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media informasi dan edukasi yang masih memiliki peran penting di tengah dominasi platform digital.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan kembali radio sebagai media informasi dan edukasi yang tetap relevan di tengah perkembangan teknologi digital saat ini. Anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga bisa belajar langsung bagaimana proses siaran berlangsung,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan memahami penggunaan media secara positif. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi kreator konten yang produktif.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Citeureup, Ari Widayati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di sekolahnya. Ia menilai program ini sangat bermanfaat dalam memberikan pengalaman nyata kepada siswa terkait dunia komunikasi dan digitalisasi.
“Ini menjadi kehormatan bagi kami dikunjungi tim Diskominfo, khususnya OB Van. Anak-anak mendapatkan pengalaman langsung yang sangat berharga dalam memahami dunia broadcasting yang saat ini sangat relevan,” kata Ari.
Ia juga menambahkan bahwa selama ini siswa lebih familiar dengan media sosial, sehingga kehadiran program ini menjadi jembatan untuk mengenalkan kembali radio sebagai media yang tetap eksis.
“Dengan adanya kegiatan ini, siswa jadi mengetahui bahwa radio masih ada dan tetap hidup. Mereka juga jadi paham bagaimana proses siaran radio bisa sampai ke masyarakat,” tambahnya.
Salah satu siswi kelas VIII, Naura, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus edukatif.
“Kegiatannya seru dan bermanfaat. Kami jadi belajar tentang radio dan penyiaran. Ini pengalaman pertama yang sangat berkesan,” ungkapnya.
Naura juga mengaku senang karena dapat mencoba langsung peran sebagai penyiar dan operator siaran di dalam OB Van.
Melalui program OB Van Goes To School, Diskominfo Kabupaten Bogor berharap literasi media, khususnya radio, dapat terus berkembang di kalangan generasi muda. Selain itu, program ini diharapkan mampu mendorong pelajar untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan media sebagai sarana informasi, edukasi, dan pengembangan diri di era digital.



