Sebanyak 439 calon jamaah haji Kloter 14 JKS asal Kabupaten Bogor resmi dilepas menuju Tanah Suci oleh Pemerintah Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (8/5). Kloter ini menjadi bagian dari gelombang kedua pemberangkatan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Cibinong, Bogor | detikNews – Pelepasan ratusan jamaah haji tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Bogor, Pedri Hariyanto, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
Menurutnya, ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua umat Muslim bisa peroleh setiap tahun, mengingat keterbatasan kuota.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bogor, kami mengucapkan Barakallah kepada seluruh jamaah. Semoga diberikan kesehatan, kelancaran, serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Pedri.
Ia juga mengingatkan jamaah agar menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, serta mematuhi arahan petugas haji. Selain itu, jamaah diminta menjaga kekompakan dan nama baik daerah maupun Indonesia.
Tak hanya kepada jamaah, Pemerintah Kabupaten Bogor juga berpesan kepada petugas haji, termasuk ketua rombongan (Karom) dan ketua regu (Karu), agar memberikan pendampingan maksimal, terutama bagi jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Tahun ini, Kabupaten Bogor mendapatkan kuota sebanyak 2.504 jamaah haji yang terbagi dalam delapan kelompok terbang (kloter).
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, menjelaskan bahwa Kloter 14 JKS merupakan kloter pertama gelombang kedua sekaligus kloter ketiga utuh asal Kabupaten Bogor.
“Total jamaah Kloter 14 sebanyak 439 orang ditambah enam petugas, terdiri dari 209 laki-laki dan 230 perempuan,” jelasnya.
Ia merinci, jamaah dalam kloter ini berasal dari berbagai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), antara lain KBIH Al-Kautsar Cigombong sebanyak 33 jamaah, KBIH Al-Bashir 193 jamaah, KBIH Al-Hamdaniah Bojong Gede 119 jamaah, KBIH Al-Munajat Cisarua 53 jamaah, KBIH Al-Amanah 32 jamaah, serta sembilan jamaah non-KBIH.
Untuk profil jamaah, yang tertua adalah K.H. Toha Nuruddin berusia 83 tahun 3 bulan, sementara yang termuda adalah Fauzi Lutfan Hasyim berusia 18 tahun.
Muslimin menambahkan, jamaah dijadwalkan masuk Embarkasi Bekasi pada Jumat siang setelah salat Jumat, sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 13.00 WIB menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5317.
Selama berada di Tanah Suci, jamaah akan menempati wilayah Misfalah, Sektor 9, Kota Makkah, dan menjalani rangkaian ibadah selama kurang lebih 40 hari.
Para jamaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 17 Juni 2026 melalui Bandara Soekarno-Hatta.
“Semoga seluruh jamaah diberikan keselamatan sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, serta turut mendoakan Indonesia dan Kabupaten Bogor agar senantiasa aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.



