Tag: berita haji terbaru

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmi Lepas Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor ke Tanah Suci

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmi Lepas Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor ke Tanah Suci

    CIBINONG, BOGOR | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jumat (16/5/2026). Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bagian dari persiapan jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menyampaikan doa dan pesan khusus kepada seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Makkah dan Madinah.

    “Hari ini kami melepas Calon Jamaah Haji Kloter 23 menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi untuk menunaikan Rukun Islam kelima di Tanah Suci. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, serta senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia juga berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur serta hajjah mabrurah.

    “Semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur, kembali ke tanah air dengan selamat, serta dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, menjelaskan bahwa Kloter JKS 23 merupakan kloter kelima asal Kabupaten Bogor sekaligus kloter utuh terakhir pada musim haji tahun 2026.

    Menurutnya, total jamaah dalam Kloter 23 mencapai 439 orang yang terdiri dari 208 jamaah laki-laki dan 231 jamaah perempuan. Para jamaah berasal dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan jamaah non-KBIH.

    Adapun rincian jamaah terdiri dari KBIH Al-Hikmah Cibinong sebanyak 75 jamaah, KBIH UI Ibnu Aqil sebanyak 85 jamaah, KBIH Al-Anshor Gunung Putri sebanyak 272 jamaah, serta tujuh jamaah non-KBIH.

    Muslimin menambahkan, selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, jamaah akan didampingi oleh petugas haji yang terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Haji, Tim Kesehatan, Paramedis, hingga Petugas Haji Daerah (PHD).

    “Kloter 23 dijadwalkan tiba di Embarkasi Bekasi pukul 15.40 WIB. Selanjutnya jamaah akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada 17 Mei 2026 pukul 10.40 WIB dan dijadwalkan take off pukul 13.40 WIB menggunakan Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5309,” jelas Muslimin.

    Setibanya di Arab Saudi, para jamaah haji asal Kabupaten Bogor akan menempati wilayah Misfalah Sektor 9 di hotel nomor 908 dan 910 selama menjalankan ibadah haji.

    Sementara untuk jadwal kepulangan, Jamaah Haji Kloter 23 dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 26 Juni 2026 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 12.50 WIB menggunakan penerbangan Saudi Airlines SV 5396.

    Pemerintah Kabupaten Bogor berharap seluruh jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat Kabupaten Bogor.

  • Bupati Bogor Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji 2026

    Bupati Bogor Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji 2026

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Sejarah baru tercipta dalam pelaksanaan pemberangkatan jamaah haji di Kabupaten Bogor. Untuk pertama kalinya, ratusan jamaah haji Kloter 21 diberangkatkan langsung dari Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Jumat (15/5/2026).

    Momen ini menjadi perhatian masyarakat karena selama bertahun-tahun proses pelepasan jamaah haji biasanya dipusatkan di Gedung Tegar Beriman. Namun pada musim haji 2026, lokasi pemberangkatan dialihkan ke Masjid Raya Nurul Wathon seiring renovasi Gedung dan Alun-Alun Tegar Beriman yang tengah berlangsung.

    Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, penggunaan Masjid Raya Nurul Wathon bukan hanya solusi sementara, tetapi juga bagian dari optimalisasi fasilitas publik yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor untuk masyarakat.

    “Karena saat ini Gedung Tegar Beriman dan Alun-Alun Tegar Beriman sedang direnovasi, maka pemberangkatan haji dialihkan ke Masjid Raya Nurul Wathon,” ujar Rudy Susmanto saat pelepasan jamaah.

    Menurutnya, keberadaan Masjid Raya Nurul Wathon telah memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan.

    “Alhamdulillah, Masjid Raya Nurul Wathon yang kami bangun pada 2025 memberikan banyak manfaat positif. Bukan hanya untuk pelepasan haji, tetapi juga kegiatan keagamaan lainnya. Mudah-mudahan seluruh infrastruktur yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” jelasnya.

    Tidak hanya itu, Rudy Susmanto juga mengungkapkan rencana besar Pemkab Bogor dalam meningkatkan pelayanan haji di masa mendatang. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan asrama haji terintegrasi di kawasan Stadion Pakansari dan Masjid Raya Nurul Wathon pada 2027.

    Ia berharap pada 2028 mendatang, jamaah haji asal Kabupaten Bogor sudah dapat diberangkatkan melalui pusat layanan haji terpadu tanpa lagi menggunakan sistem pemberangkatan bus seperti saat ini.

    “Ke depan kita rencanakan pembangunan asrama haji pada 2027. Mudah-mudahan tahun 2028 jamaah sudah diberangkatkan melalui Pusat Pelayanan Haji dan Umrah yang terintegrasi dengan asrama haji di samping Masjid Raya Nurul Wathon,” paparnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, menjelaskan bahwa Kloter 21 merupakan kloter kedua pada gelombang kedua sekaligus kloter keempat jamaah asal Kabupaten Bogor tahun 2026.

    Menurutnya, Kloter 21 merupakan gabungan jamaah asal Kabupaten Bogor dan Kota Depok, dengan total jamaah Kabupaten Bogor sebanyak 271 orang.

    “Jamaah terdiri dari 119 laki-laki dan 151 perempuan,” ungkap Muslimin.

    Ia menjelaskan para jamaah berasal dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), di antaranya KBIH Syamsul Huda Ciawi sebanyak 106 jamaah, KBIH Aisyah Gunung Putri 94 jamaah, KBIH Sirojul Falah Parung 31 jamaah, KBIHU Riyadul Muttaqien Jasinga 20 jamaah, serta 19 jamaah non-KBIH.

    Muslimin juga memaparkan jadwal keberangkatan jamaah. Setelah pelepasan di Cibinong, jamaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Bekasi pada pukul 13.10 WIB untuk menjalani proses penerimaan resmi usai salat Jumat.

    Selanjutnya, jamaah akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada 16 Mei 2026 pukul 07.10 WIB dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci pada pukul 12.10 WIB.

    “Jamaah akan menempati wilayah Misfalah sektor 8, hotel 811 dan 812. Insyaallah kembali ke Tanah Air pada 25 Juni 2026 dengan penerbangan Saudi Airlines SV5376,” jelasnya.

    Suasana pelepasan jamaah berlangsung khidmat dan penuh haru. Doa bersama dipanjatkan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

  • 439 Jamaah Haji Kloter 14 Kabupaten Bogor Dilepas ke Tanah Suci, Berangkat via Soekarno-Hatta

    439 Jamaah Haji Kloter 14 Kabupaten Bogor Dilepas ke Tanah Suci, Berangkat via Soekarno-Hatta

    Sebanyak 439 calon jamaah haji Kloter 14 JKS asal Kabupaten Bogor resmi dilepas menuju Tanah Suci oleh Pemerintah Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (8/5). Kloter ini menjadi bagian dari gelombang kedua pemberangkatan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

    Cibinong, Bogor | detikNews – Pelepasan ratusan jamaah haji tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Bogor, Pedri Hariyanto, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

    Menurutnya, ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua umat Muslim bisa peroleh setiap tahun, mengingat keterbatasan kuota.

    “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bogor, kami mengucapkan Barakallah kepada seluruh jamaah. Semoga diberikan kesehatan, kelancaran, serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Pedri.

    Ia juga mengingatkan jamaah agar menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, serta mematuhi arahan petugas haji. Selain itu, jamaah diminta menjaga kekompakan dan nama baik daerah maupun Indonesia.

    Tak hanya kepada jamaah, Pemerintah Kabupaten Bogor juga berpesan kepada petugas haji, termasuk ketua rombongan (Karom) dan ketua regu (Karu), agar memberikan pendampingan maksimal, terutama bagi jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

    Tahun ini, Kabupaten Bogor mendapatkan kuota sebanyak 2.504 jamaah haji yang terbagi dalam delapan kelompok terbang (kloter).

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, menjelaskan bahwa Kloter 14 JKS merupakan kloter pertama gelombang kedua sekaligus kloter ketiga utuh asal Kabupaten Bogor.

    “Total jamaah Kloter 14 sebanyak 439 orang ditambah enam petugas, terdiri dari 209 laki-laki dan 230 perempuan,” jelasnya.

    Ia merinci, jamaah dalam kloter ini berasal dari berbagai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), antara lain KBIH Al-Kautsar Cigombong sebanyak 33 jamaah, KBIH Al-Bashir 193 jamaah, KBIH Al-Hamdaniah Bojong Gede 119 jamaah, KBIH Al-Munajat Cisarua 53 jamaah, KBIH Al-Amanah 32 jamaah, serta sembilan jamaah non-KBIH.

    Untuk profil jamaah, yang tertua adalah K.H. Toha Nuruddin berusia 83 tahun 3 bulan, sementara yang termuda adalah Fauzi Lutfan Hasyim berusia 18 tahun.

    Muslimin menambahkan, jamaah dijadwalkan masuk Embarkasi Bekasi pada Jumat siang setelah salat Jumat, sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 13.00 WIB menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5317.

    Selama berada di Tanah Suci, jamaah akan menempati wilayah Misfalah, Sektor 9, Kota Makkah, dan menjalani rangkaian ibadah selama kurang lebih 40 hari.

    Para jamaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 17 Juni 2026 melalui Bandara Soekarno-Hatta.

    “Semoga seluruh jamaah diberikan keselamatan sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, serta turut mendoakan Indonesia dan Kabupaten Bogor agar senantiasa aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.