CITEUREUP, BOGOR | detikNews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Festival Anak Hebat yang digelar SMP Puspanegara Yayasan Indocement. Kegiatan ini dinilai strategis dalam membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan Gala Aksi dan Festival Anak Hebat yang berlangsung di SMP Puspanegara Yayasan Indocement, Citeureup, pada Rabu (6/5/2026).
Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam membangun generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai kehidupan.
Menurut Ajat, pendidikan tidak bisa hanya berfokus pada kemampuan akademik semata. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kreativitas.
“Festival ini sangat penting karena mampu mengasah keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan. Tidak cukup hanya logika, tetapi juga kreativitas, intuisi, seni, dan budaya harus dibangun sejak dini,” ujarnya.
Ajat juga menyoroti pentingnya sikap dan karakter dalam menentukan keberhasilan seseorang. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan anak tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik.
“Knowledge is important, but attitude is more. Keberhasilan anak hanya sekitar 20 persen ditentukan oleh akademik, sementara 80 persen lainnya berasal dari sikap, perilaku, dan adab,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi kontribusi Yayasan Indocement dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor. Keberadaan lembaga pendidikan seperti SMP Puspanegara dinilai berperan dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama di tengah jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang mencapai lebih dari 6,15 juta jiwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Puspanegara Yayasan Indocement, Yoyoh, menjelaskan bahwa kegiatan ini terdiri dari dua agenda utama, yaitu Gala Aksi dan Festival Anak Hebat.
Ia mengungkapkan, Gala Aksi yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya diikuti oleh 403 peserta dari 36 sekolah. Peserta berasal dari 8 kecamatan dan 4 kota/kabupaten, termasuk Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Depok.
“Antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan datang dari luar daerah. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki daya tarik dan manfaat yang besar bagi pengembangan potensi siswa,” ungkap Yoyoh.
Adapun puncak kegiatan berupa Festival Anak Hebat diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 hingga kelas 9 SMP Puspanegara. Festival ini mengusung tema “Satu Langkah Kecil, Sejuta Karya untuk Bumi Kita” yang menekankan pentingnya kepedulian lingkungan.
Melalui tema tersebut, pihak sekolah berharap para siswa mampu menumbuhkan kesadaran terhadap isu lingkungan, sekaligus membangun karakter kuat dan semangat berprestasi.
“Harapannya, siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan, serta semangat juang yang tinggi,” tambahnya.
Festival Anak Hebat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.



