Tag: Forkopimda Bogor

  • Jelang Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Bogor Tebar 5.000 Bibit Ikan dan Bersihkan Sungai

    Jelang Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Bogor Tebar 5.000 Bibit Ikan dan Bersihkan Sungai

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Rudy Susmanto turun langsung memimpin aksi penangkapan ikan sapu-sapu dan pembersihan aliran sungai di Situ Citatah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (20/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 220 kilogram ikan sapu-sapu berhasil ditangkap hanya dalam waktu sekitar satu hingga dua jam.

    Kegiatan ini melibatkan Wakil Bupati Bogor, Forkopimda, Muspika, komunitas lingkungan, hingga masyarakat sekitar sebagai bentuk kolaborasi menjaga kebersihan sungai dan ekosistem perairan di wilayah Kabupaten Bogor.

    Selain menangkap ikan invasif, Pemerintah Kabupaten Bogor juga melakukan penebaran 30 liter eco enzyme ke aliran sungai. Cairan organik tersebut diyakini mampu membantu mempercepat penguraian zat-zat yang mencemari air sungai.

    Aksi lingkungan tersebut turut melibatkan komunitas Eco Enzyme Nusantara Bogor. Di saat yang sama, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor juga menebar sebanyak 5.000 bibit ikan lokal guna menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

    Rudy Susmanto mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi seremonial, tetapi menjadi upaya nyata membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar.

    “Kita bersama-sama dengan Muspika, Pak Wakil Bupati, Forkopimda turun langsung menangkap ikan sapu-sapu di Kali Cidarian. Memang hari ini tidak akan menuntaskan semuanya, tapi ini menjadi penyemangat agar masyarakat ikut menjaga sungai bersama-sama,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurut Rudy, saat meninjau langsung kondisi sungai, pihaknya menemukan sedimentasi yang cukup tinggi serta tumpukan sampah di sejumlah titik aliran sungai.

    Ia menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena berdampak terhadap potensi banjir dan kerusakan lingkungan apabila tidak segera ditangani secara berkelanjutan.

    “Kita ingin memastikan langsung kondisi di lapangan. Ternyata sedimentasinya cukup tinggi, sampah juga cukup banyak. Kalau sedimentasi bisa diatasi, maka potensi banjir tentunya akan berkurang,” jelasnya.

    Terkait ikan sapu-sapu, Rudy menjelaskan bahwa spesies tersebut termasuk ikan invasif yang populasinya perlu dikendalikan. Jika dibiarkan berkembang terlalu banyak, ikan tersebut dapat merusak ekosistem dasar sungai dan mengganggu habitat ikan lokal.

    “Ikan sapu-sapu memang harus dikontrol. Kalau membludak, dia bisa merusak ekosistem di dasar sungai,” tegasnya.

    Ia menambahkan, kegiatan bersih sungai ini menjadi rangkaian awal menuju peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang puncaknya akan digelar pada 5 Juni mendatang.

    Pemkab Bogor berencana mengadakan sejumlah kegiatan lingkungan di kawasan hulu sungai seperti Telaga Warna dan Telaga Saat dengan mengusung tema “Ngelokat Cai”.

    Dalam agenda tersebut, pemerintah juga akan melepaskan indukan ikan lokal agar berkembang biak dari wilayah hulu hingga hilir sungai. Selain itu, penghijauan dan normalisasi sungai di beberapa titik akan terus dilakukan guna menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko bencana banjir.

    Kegiatan aksi bersih sungai di Situ Citatah tersebut turut dihadiri Kepala BBWS Ciliwung Cisadane beserta jajaran perangkat daerah terkait lainnya.

  • Rudy Susmanto Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif di Harkitnas 2026

    Rudy Susmanto Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif di Harkitnas 2026

    CIBINONG, BOGOR | detikNews — Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan berbagai hal positif serta memperkuat persatuan bangsa pada momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Bogor, Rabu (20/5/2026).

    Ajakan tersebut disampaikan Rudy Susmanto usai memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, para kiai, ulama, hingga veteran pejuang.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, pimpinan organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat.

    Dalam sambutannya, Rudy menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

    “Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini dimaknai sangat mendalam oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Semangat Budi Utomo menjadi semangat kita bersama,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurutnya, perjuangan para tokoh bangsa seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Jenderal Sudirman, hingga Pangeran Diponegoro harus terus menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia yang lebih maju.

    Ia menilai, kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui perjuangan panjang yang penuh pengorbanan jiwa dan raga para pendahulu bangsa. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan meneruskan cita-cita perjuangan tersebut.

    “Hari ini kita memaknai bersama bahwa kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal yang positif. Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa ini diperjuangkan dengan jutaan tetesan keringat, darah, serta pengorbanan nyawa para pendahulu kita,” ungkapnya.

    Selain menekankan pentingnya semangat kebangsaan, Rudy Susmanto juga menyoroti peran media digital di era modern. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan aktif menyebarkan konten positif demi menjaga persatuan bangsa.

    “Media digital memiliki peran penting dalam membangun dan merajut kebersamaan. Mari kita bijak bermedia sosial dan menyampaikan hal-hal yang positif. Sebagai anak bangsa, kita memiliki kewajiban bersama untuk menjaga Indonesia,” katanya.

    Rudy juga memberikan apresiasi kepada insan media yang selama ini dinilai turut membantu pembangunan daerah serta memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

    Ia berharap sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat terus terjalin demi menciptakan Indonesia yang maju, damai, dan berdaya saing.

    “Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Media memiliki peran yang sangat penting, mari kita bersama-sama membangun bangsa. Dari Bogor untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia,” tutup Rudy Susmanto.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Panen Raya Jagung dan Launching SPPG Polri di Caringin

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Panen Raya Jagung dan Launching SPPG Polri di Caringin

    BOGOR | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang dilakukan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5).

    Kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG Polres Bogor Caringin IX, Kabupaten Bogor. Kehadiran Rudy Susmanto menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap program nasional penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.

    Dalam agenda tersebut, Rudy Susmanto hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, jajaran Forkopimda, serta unsur Pemerintah Kabupaten Bogor.

    Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya secara resmi meluncurkan program ketahanan pangan Polri dan operasional SPPG di berbagai wilayah Indonesia.

    “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri serta panen raya jagung yang dibina oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

    Usai prosesi peresmian, Presiden Prabowo turut meninjau sekaligus mencoba kendaraan traktor jenis combine corn harvester yang digunakan untuk membantu proses panen jagung modern guna meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

    Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG Polres Bogor di wilayah Caringin. Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan menjadi penguat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program peningkatan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak.

    “Selamat atas diresmikannya SPPG Caringin. Semoga menjadi penguat ketahanan pangan di Kabupaten Bogor, membantu meningkatkan gizi anak bangsa, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.

    Program SPPG Polri sendiri menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran fasilitas tersebut di Kabupaten Bogor diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung kebutuhan pangan bergizi.

    Dengan adanya panen raya jagung serentak dan pembangunan gudang ketahanan pangan, pemerintah optimistis sektor pertanian nasional akan semakin kuat serta mampu menjaga stabilitas pasokan pangan di berbagai daerah.

  • Tak Main-main! Rudy Susmanto Ancam Sanksi Keras ASN Pengguna Narkoba

    Tak Main-main! Rudy Susmanto Ancam Sanksi Keras ASN Pengguna Narkoba

    Cibinong, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam memerangi peredaran narkotika. Bersama Polres Bogor dan Forkopimda, langkah tegas disiapkan, termasuk pemberian sanksi keras bagi aparatur sipil negara (ASN) yang terindikasi terlibat narkoba.

    Komitmen pemberantasan narkoba tersebut disampaikan Rudy Susmanto dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Bogor di Cibinong, Rabu (13/5). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang melibatkan seluruh elemen pemerintah daerah.

    Rudy menekankan, Pemkab Bogor tidak akan mentoleransi keterlibatan aparatur pemerintah dalam penyalahgunaan narkotika maupun obat-obatan terlarang. ASN atau penyelenggara pemerintahan yang terbukti terlibat akan dijatuhi sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari narkoba. Jika ada ASN yang terbukti menggunakan narkotika, sanksi tegas akan diberikan,” tegas Rudy.

    Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Bogor bersama Polres Bogor dan Forkopimda telah membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk menangani peredaran narkotika. Satgas ini akan bekerja secara berkelanjutan untuk menekan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

    Rudy juga mengapresiasi langkah cepat Polres Bogor dalam mengungkap berbagai kasus narkotika. Ia menyebut, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Forkopimda yang digelar sekitar satu bulan sebelumnya.

    “Ini bukan akhir, tetapi awal dari kerja besar kita. Satgas akan terus bergerak untuk memberantas narkotika di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

    Meski bersikap tegas, Rudy memastikan bahwa pemerintah tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Proses hukum akan tetap dihormati, namun proses kepegawaian melalui BKPSDM akan berjalan paralel sebagai bentuk ketegasan pemerintah daerah.

    Dalam pengungkapan tersebut, Rudy mengungkap adanya satu pegawai PPPK paruh waktu yang terindikasi menggunakan narkotika. Ia menegaskan, pemerintah tidak akan berhenti pada satu kasus dan akan terus memperkuat pengawasan internal.

    “Kalau ditemukan lagi, sanksinya akan lebih tegas,” katanya.

    Rudy juga menyoroti pentingnya kolaborasi semua pihak dalam memerangi narkoba, mengingat Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

    “Narkotika adalah ancaman serius bagi generasi muda. Ini bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita semua,” tandasnya.

    Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan, pihaknya berhasil mengungkap 113 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Mei 2026, dengan total 155 tersangka.

    Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras Satresnarkoba bersama dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.

    “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkoba maupun peredaran obat keras tertentu di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

    Kapolres juga menyoroti maraknya penyalahgunaan obat keras tertentu (OKT) yang kerap menjadi pemicu berbagai tindak kriminal, seperti tawuran dan gangguan keamanan.

  • Rapat Paripurna DPRD Bogor Soroti Perlindungan Masyarakat Adat dan Evaluasi LKPJ 2025

    Rapat Paripurna DPRD Bogor Soroti Perlindungan Masyarakat Adat dan Evaluasi LKPJ 2025

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor mendorong percepatan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan masyarakat hukum adat sebagai bagian dari penguatan arah pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat paripurna dengan agenda strategis yang menandai penguatan arah kebijakan pembangunan daerah.

    Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Kabupaten Bogor pada Rabu (6/5) tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, serta dihadiri jajaran pimpinan dan anggota dewan.

    Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Jaro Ade, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah.

    Dalam keterangannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa rapat paripurna membahas tiga agenda utama, yakni penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan prakarsa DPRD tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, penetapan keputusan DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, serta penutupan masa persidangan kedua dan pembukaan masa persidangan ketiga tahun sidang 2025–2026.

    “Seluruh rekomendasi DPRD terhadap LKPJ menjadi catatan penting bagi kami di Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Rudy.

    Ia menegaskan bahwa rekomendasi tersebut merupakan representasi aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui DPRD, mencakup berbagai sektor prioritas seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

    Selain itu, Rudy juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif DPRD yang mengusulkan Perda tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat.

    Menurutnya, keberagaman budaya di Kabupaten Bogor merupakan aset penting yang harus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan secara berkelanjutan.

    “Bogor memiliki karakteristik wilayah yang beragam dengan akulturasi budaya yang kuat. Ini menjadi kekayaan yang harus kita rawat bersama,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada peran pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

    “Kekuatan terbesar kita adalah dukungan masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun Kabupaten Bogor ke depan,” tegas Rudy.

    Rapat paripurna tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa persidangan kedua DPRD Kabupaten Bogor Tahun Sidang 2025–2026, sebagai bagian dari siklus kerja legislatif dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah secara optimal.

    Dengan dorongan terhadap Perda perlindungan masyarakat adat, diharapkan Kabupaten Bogor mampu menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif, berkeadilan, serta mampu menjaga identitas budaya lokal di tengah arus pembangunan.

  • Haru! Wali Kota Dedie Rachim Lepas 441 Calon Jamaah Haji Kota Bogor, Ini Pesan Pentingnya

    Haru! Wali Kota Dedie Rachim Lepas 441 Calon Jamaah Haji Kota Bogor, Ini Pesan Pentingnya

    Kota Bogor | detikNews — Suasana haru menyelimuti pelepasan 441 calon jamaah haji asal Kota Bogor yang tergabung dalam kloter 10. Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Masjid Raya Al Mi’raj, Jalan Pajajaran, Sabtu (2/5/2026).

    Momentum sakral ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim, Sekretaris Daerah Denny Mulyadi, serta unsur Forkopimda Kota Bogor.

    Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan rasa haru dan syukur atas kesempatan besar yang diterima para jamaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua umat Muslim bisa dapatkan.

    “Hari ini, insyaallah bapak dan ibu telah mendapatkan keberkahan menjadi tamu Allah. Jadikan kesempatan ini sebagai pintu untuk semakin bersyukur. Saya juga mendoakan bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

    Dedie juga menyoroti panjangnya masa tunggu keberangkatan haji yang kini mencapai sekitar 29 tahun. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius dan perlu adanya kebijakan strategis, termasuk penambahan kuota haji.

    Berdasarkan data, jumlah calon jamaah haji Kota Bogor yang masuk daftar tunggu saat ini mencapai 24.479 orang. Rinciannya terdiri dari 22.550 jamaah reguler dan 1.929 jamaah lanjut usia (lansia).

    Para jamaah kloter 10 ini dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Juni 2026, setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

    Dedie Rachim juga berharap adanya sinergi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi guna meningkatkan pelayanan ibadah haji, termasuk percepatan masa tunggu.

    “Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya menyampaikan rasa syukur dan turut berbahagia. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” ucapnya.

    Ia turut berpesan kepada seluruh jamaah untuk menjaga niat, kesehatan, serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

    “Jadilah duta Kota Bogor yang mencerminkan akhlak mulia, disiplin, dan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Indra Karmawan, mengungkapkan bahwa jamaah termuda berusia 22 tahun dan tertua 84 tahun.

    “Secara umum kondisi kesehatan jamaah dalam keadaan baik. Insyaallah pelayanan tahun ini juga lebih tertata, khususnya bagi jamaah yang tergabung dalam embarkasi JKS Bekasi,” jelas Indra.

    Ia juga mengingatkan para jamaah agar mewaspadai kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang diperkirakan mencapai 45 hingga 48 derajat Celsius. Persiapan fisik, mental, dan perlengkapan menjadi hal penting agar ibadah dapat berjalan lancar.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Kapolres Pantau Keberangkatan 115 Bus Buruh ke Monas pada May Day 2026

    Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Kapolres Pantau Keberangkatan 115 Bus Buruh ke Monas pada May Day 2026

    Cibinong, Bogor | detikNews — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor melakukan monitoring langsung keberangkatan 115 bus yang mengangkut ribuan pekerja menuju Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Jumat (1/5/2026).

    Kegiatan monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor bersama jajaran keamanan untuk memastikan proses keberangkatan buruh berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Ratusan bus yang diberangkatkan membawa para pekerja dari berbagai sektor dan organisasi menuju pusat peringatan May Day di Jakarta.

    Sebelum keberangkatan, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran dan masyarakat melaksanakan shalat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Wathon. Kegiatan ini menjadi simbol doa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan Hari Buruh berjalan lancar tanpa kendala.

    Rudy Susmanto menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh tahun ini bukan hanya sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan antarpekerja sekaligus memperkuat kontribusi mereka terhadap pembangunan nasional.

    Menurutnya, antusiasme buruh dari Kabupaten Bogor pada May Day 2026 meningkat signifikan. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang diberangkatkan serta keterlibatan berbagai kelompok pekerja dari beragam sektor industri.

    “Ini adalah momentum yang membanggakan. Para pekerja hadir dengan semangat kebersamaan untuk membangun bangsa. Antusiasme buruh dari Kabupaten Bogor sangat luar biasa, melibatkan berbagai unit dan kelompok,” ujar Rudy Susmanto.

    Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan sesuai prosedur, termasuk aspek keamanan, kenyamanan, dan pengaturan lalu lintas.

    Sebanyak lebih dari 100 bus yang disiapkan menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memfasilitasi para pekerja untuk mengikuti peringatan May Day secara tertib dan terorganisir.

    Para buruh dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan di Monas, termasuk agenda silaturahmi nasional dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pertemuan ini diharapkan menjadi ruang dialog yang konstruktif antara pemerintah dan pekerja.

    Rudy Susmanto juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas terselenggaranya peringatan Hari Buruh yang dinilai mampu menyatukan berbagai elemen pekerja dari seluruh Indonesia.

    “Terima kasih kepada Bapak Presiden. Momentum ini sangat inspiratif karena mampu mempersatukan berbagai kelompok dan organisasi pekerja dalam suasana kebersamaan,” tambahnya.

    Dengan semangat solidaritas dan kebersamaan, ribuan pekerja dari Kabupaten Bogor berangkat menuju Jakarta dengan penuh antusias. Diharapkan, peringatan May Day 2026 tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan buruh di masa depan.

  • Bupati Bogor Tinjau Jalur Kunjungan Presiden Prabowo ke Universitas Pertahanan, Pastikan Keamanan dan Pimpin Jajaran Kehormatan

    Bupati Bogor Tinjau Jalur Kunjungan Presiden Prabowo ke Universitas Pertahanan, Pastikan Keamanan dan Pimpin Jajaran Kehormatan

    BABAKAN MADANG | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung meninjau jalur kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Universitas Pertahanan Indonesia, Kamis pagi (30/4/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kelancaran, dan kesiapan seluruh rangkaian agenda kenegaraan di wilayah Kabupaten Bogor.

    Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jalur yang akan dilalui Presiden RI Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Pertahanan Indonesia di kawasan Babakan Madang.

    Langkah ini merupakan bagian dari upaya antisipatif guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan Presiden berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan. Tidak hanya melakukan pengecekan teknis jalur, Bupati Bogor juga memimpin langsung jajaran kehormatan negara sebagai bentuk penghormatan terhadap Kepala Negara.

    Dalam keterangannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa kesiapan pengamanan menjadi prioritas utama dalam setiap agenda kunjungan Presiden ke daerah.

    “Menyambut dan memastikan keamanan kunjungan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto ke Universitas Pertahanan, pagi ini kami bersama Kapolres Bogor dan jajaran melaksanakan peninjauan jalur rangkaian Presiden sekaligus memimpin jajaran kehormatan negara,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat, melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan seluruh aspek pengamanan berjalan optimal.

    Pemerintah Kabupaten Bogor bersama aparat keamanan berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan maksimal demi kelancaran kunjungan Presiden. Selain menjaga aspek keamanan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga wibawa dan kehormatan negara dalam setiap agenda resmi kenegaraan.

    Dengan persiapan yang matang, diharapkan kunjungan Presiden ke Universitas Pertahanan Indonesia dapat berlangsung lancar serta memberikan dampak positif bagi penguatan sektor pertahanan dan pendidikan nasional.