Ketua PPKD Wataliku Diisukan Sebagai Pengurus Partai, Jufri: Itu Isu Murahan

Ketua PPKD Wataliku Diisukan Sebagai Pengurus Partai, Jufri: Itu Isu Murahan

Reporter: La Roni

MUNA | VOA -Setelah ditetapkan menjadi Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Desa Wataliku, Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hasan Jufri kini diterpa isu miring tentang dirinya.

Mantan Ketua HMI Cabang Raha itu diisukan menjadi pengurus salah satu Partai Politik.

Atas hal itu, Hasan Jufri menanggapinya dengan santai dan mengganggap isu itu sengaja dihembuskan untuk mencederai integritasnya sebagai penyelenggara Pemilihan Kepala Desa.

Baca juga:  Pipa Penerimaan BBM di Depo Plumpang Milik Pertamina Terbakar, Pemadam Kebakaran Berupaya Memadamkan Api secepat Mungkin

“Isu murahan itu, sengaja dihembuskan untuk mencederai integritas saya sebagai penyelenggara,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya. Minggu, 7 Agustus 2022.

Mantan Sekjen DPM FHIL UHO itu tidak menampik jika dirinya pernah menjadi pengurus dan anggota Salah Satu Partai Politik di Kabupaten Muna. Namun, keanggotaannya telah berakhir sejak tahun 2020 lalu.

“Memang 2019 sampai 2020 lalu saya pernah menjadi anggota dan pengurus salah satu partai politik. Setelah itu sudah keluar dan bukan lagi menjadi bagian dari parpol tertentu,” tegasnya

Baca juga:  Mohd Rizki bersama Pj Bupati Resmikan TPA di Nagan Raya

Olehnya itu, Alumni STIP Wuna Raha itu meminta pada masyarakat Desa Wataliku untuk tidak semaunya menggoreng isu murahan tanpa berdasar agar proses Pemilihan Kepala Desa dapat berjalan aman, sukses dan damai.

“Mari kita sama-sama mensukseskan Pilkades dengan suasana aman dan penuh kegembiraan. Jangan sembarang menggoreng isu yang tidak berfaedah,” ujarnya

Baca juga:  Polisi Gerebek Diduga Markas Judi Online, di Sebuah Apartemen Kawasan Cengkareng Jakarta Barat

Diketahui, Hasan Jufri terpilih secara mutlak pada rapat pleno penetapan Ketua PPKD Desa Wataliku dengan mengantongi 5 dari 7 suara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *