Tag: lowongan kerja SMK

  • Ribuan Lowongan Dibuka di Cariu, Disnaker Kabupaten Bogor Gelar Job Fair Expo 2026

    Ribuan Lowongan Dibuka di Cariu, Disnaker Kabupaten Bogor Gelar Job Fair Expo 2026

    Disnaker Kabupaten Bogor Gelar Job Fair Expo untuk Tekan Pengangguran

    Cariu, Bogor | detikNews – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus memperkuat upaya menekan angka pengangguran dengan menghadirkan Job Fair Expo di SMKN 1 Cariu, Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang digelar atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto ini menyediakan hampir 2.000 lowongan pekerjaan dari 22 perusahaan dan disambut antusias ribuan pencari kerja.

    Job Fair Expo tersebut menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Bogor dalam membuka akses lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya lulusan SMK dan warga di wilayah timur Kabupaten Bogor. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

    Kepala Disnaker Kabupaten Bogor, Nana Mulya menjelaskan, sebanyak 1.500 pencari kerja telah terdaftar mengikuti kegiatan tersebut. Mayoritas peserta merupakan alumni SMKN 1 Cariu serta masyarakat sekitar yang tengah mencari peluang kerja.

    “Job Fair Expo ini menyediakan hampir 2.000 lowongan pekerjaan dari 22 perusahaan. Selain itu, kami juga membuka pelayanan dan pencetakan Kartu AK1 atau kartu kuning bagi pencari kerja,” ujar Nana.

    Menurut Nana, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam menekan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor yang saat ini masih berada di angka 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025.

    “Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengurangi angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat,” jelasnya.

    Tak hanya menghadirkan peluang kerja di dalam negeri, Disnaker Kabupaten Bogor juga mulai memperluas kerja sama dengan sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Kerja sama tersebut membuka kesempatan kerja ke luar negeri, termasuk ke Jepang dan beberapa negara di Eropa.

    Nana mengatakan, masyarakat Kabupaten Bogor yang ingin mencari informasi pekerjaan, baik domestik maupun luar negeri, dapat mendatangi booth Disnaker dalam kegiatan Kabogor Fest.

    “Bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang ingin bekerja di dalam maupun luar negeri, silakan datang ke booth Disnaker di Kabogor Fest untuk mendapatkan informasi dan layanan ketenagakerjaan,” katanya.

    Selain membuka peluang kerja, Disnaker Kabupaten Bogor juga terus melakukan sosialisasi kepada Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kabupaten Bogor. Langkah ini dilakukan agar kompetensi lulusan SMK dapat menyesuaikan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

    Dengan adanya Job Fair Expo di SMKN 1 Cariu ini, Pemkab Bogor berharap lulusan sekolah kejuruan dan masyarakat usia produktif dapat lebih mudah terserap ke dunia kerja, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di era industri modern.

  • Disnaker Kabupaten Bogor Gelar Goes to School dan Job Fair HJB 2026 untuk Tekan Pengangguran SMK

    Disnaker Kabupaten Bogor Gelar Goes to School dan Job Fair HJB 2026 untuk Tekan Pengangguran SMK

    Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus memperkuat upaya menekan angka pengangguran terbuka, khususnya dari lulusan SMK. Dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Disnaker menggelar program Goes to School dan bursa kerja yang menyasar pelajar hingga masyarakat umum dengan menghadirkan layanan ketenagakerjaan langsung di sekolah dan pusat keramaian publik.

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor menggelar program Disnaker Goes to School dan job fair dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Program tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran, terutama dari kalangan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).

    Kegiatan Disnaker Goes to School terbaru dilaksanakan di SMKN 1 Cisarua pada Selasa (19/5/2026). Program ini menjadi bagian dari rangkaian pelayanan ketenagakerjaan yang digelar di 10 SMK di Kabupaten Bogor sejak 11 Mei hingga 11 Juni 2026.

    Berbagai layanan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK1), konseling karier, informasi lowongan kerja, hingga informasi peluang bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pelayanan dibuka setiap hari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, Nana Mulyana mengatakan, program tersebut merupakan upaya Disnaker untuk mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan kepada para pelajar dan calon pencari kerja.

    “Dalam kegiatan tersebut kami memberikan layanan pembuatan kartu AK1 atau kartu pencari kerja, layanan informasi lowongan kerja dalam dan luar negeri, serta bimbingan karier bagi lulusan SMK yang akan memasuki dunia kerja,” ujarnya.

    Menurut Nana, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor mencapai 7,69 persen. Dari angka tersebut, lulusan SMK menjadi penyumbang terbesar pengangguran.

    “Kondisi ini menjadi perhatian serius kami. Karena itu Disnaker hadir melalui program Goes to School untuk membantu lulusan memperoleh akses informasi dan peluang kerja,” jelasnya.

    Selain menyasar sekolah, Disnaker Kabupaten Bogor juga membuka layanan bursa kerja dalam rangkaian Kabogor Fest. Melalui booth Disnaker, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi lowongan pekerjaan melalui barcode perusahaan yang membuka rekrutmen secara online di wilayah Bogor dan sekitarnya.

    Tak hanya peluang kerja dalam negeri, Disnaker juga menjalin kerja sama dengan sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk membuka kesempatan kerja ke luar negeri, termasuk Jepang dan sejumlah negara di Eropa.

    “Bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang ingin mencari pekerjaan, baik di dalam maupun luar negeri, kami persilakan datang ke booth Disnaker di Kabogor Fest,” katanya.

    Disnaker Kabupaten Bogor juga terus melakukan sosialisasi kepada Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kabupaten Bogor agar kompetensi lulusan SMK dapat menyesuaikan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

    Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan SMK agar lebih siap kerja dan terserap optimal di dunia industri.

    “Harapannya lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan industri sehingga dapat terserap lebih optimal di dunia kerja,” pungkas Nana.

    Ia menambahkan, pasar kerja luar negeri juga menjadi peluang besar bagi tenaga kerja asal Indonesia karena banyak diminati negara seperti Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan.