Tag: Berita Rudy Susmanto

  • Rudy Susmanto Antar Kabupaten Bogor Raih Rekor MURI Pelayanan Publik Terlama

    Rudy Susmanto Antar Kabupaten Bogor Raih Rekor MURI Pelayanan Publik Terlama

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mencatatkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui program Gebyar Pelayanan Publik 100 Jam Nonstop di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bogor. Program pelayanan tanpa henti tersebut sukses melayani ribuan warga selama lebih dari empat hari penuh.

    Piagam penghargaan MURI diterima langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, didampingi Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, di Kantor DPMPTSP Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (22/5).

    Program inovatif tersebut diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bogor sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

    Selama pelaksanaan kegiatan, pelayanan publik tetap berjalan tanpa henti selama 100 jam, mulai 18 Mei 2026 pukul 10.00 WIB hingga 22 Mei 2026 pukul 14.00 WIB. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena layanan tetap tersedia hingga malam hari, menyesuaikan kebutuhan warga Kabupaten Bogor yang mayoritas bekerja di wilayah penyangga ibu kota.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa keberhasilan meraih Rekor MURI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat transformasi pelayanan publik di Kabupaten Bogor.

    “Dari 100 jam ini harus menjadi bahan evaluasi kita bersama. Kantor-kantor perizinan tidak bisa beroperasi sama dengan jam kerja perangkat daerah lainnya. Karena Kabupaten Bogor merupakan wilayah penyangga ibu kota, banyak masyarakat yang baru bisa mengurus perizinan pada malam hari setelah pulang bekerja,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor perlu menghadirkan kebijakan baru terkait jam operasional pelayanan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan publik, khususnya pelayanan perizinan.

    Selain fokus pada pelayanan perizinan, Rudy juga menyoroti pentingnya administrasi kependudukan sebagai hak dasar masyarakat. Ia meminta dinas terkait lebih aktif melakukan jemput bola kepada warga yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga.

    “Administrasi kependudukan mungkin terlihat sederhana dari KTP dan KK, tetapi itu menjadi pondasi masyarakat untuk memperoleh hak-haknya sebagai warga negara, baik pendidikan maupun bantuan sosial,” tegasnya.

    Rudy berharap momentum Hari Jadi Bogor ke-544 dan keberhasilan meraih Rekor MURI dapat menjadi semangat kebangkitan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju, aman, adil, dan makmur.

    Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bogor, Agus Ridho menjelaskan bahwa kegiatan Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam melibatkan 23 tenant pelayanan dari total 31 tenant yang tersedia di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bogor.

    Tenant tersebut terdiri dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga unsur pendukung lainnya yang bersama-sama memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

    “Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, inklusif, responsif, dan berorientasi kepada kepuasan masyarakat,” ujar Agus Ridho.

    Selama kegiatan berlangsung, rata-rata terdapat 169 petugas pelayanan yang bekerja setiap hari dalam tiga shift pelayanan. Dari total pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 6.210 layanan berhasil diberikan kepada masyarakat dengan jumlah pendaftaran perizinan mencapai 574 permohonan.

    Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang fleksibel, cepat, dan dekat dengan kebutuhan warga sangat dibutuhkan, terutama di wilayah aglomerasi seperti Kabupaten Bogor.

    Keberhasilan ini sekaligus memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai daerah yang terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat modern.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Revitalisasi Setu Kabantenan Jadi Embung Pengendali Banjir di Cibinong

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Revitalisasi Setu Kabantenan Jadi Embung Pengendali Banjir di Cibinong

    Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat revitalisasi Setu Kabantenan di Cibinong sebagai langkah strategis pengendalian banjir dan penataan lingkungan permukiman. Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, fungsi setu yang dahulu menjadi pembagi air pertanian kini harus dioptimalkan menjadi embung penampung air guna mengurangi limpasan air yang kerap masuk ke rumah warga saat hujan deras.

    CIBINONG, BOGOR | detikNews – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong revitalisasi Setu Kabantenan di wilayah Cibinong sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan penataan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. Revitalisasi tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan fungsi setu menjadi embung penampung air yang mampu mengurangi limpasan air ke kawasan permukiman warga.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, perubahan fungsi lahan yang terjadi selama puluhan tahun telah memengaruhi sistem tata air di kawasan tersebut. Menurutnya, Setu Kabantenan yang sebelumnya berfungsi sebagai pembagi air bagi area persawahan kini harus disesuaikan dengan perkembangan wilayah yang telah berubah menjadi kawasan hunian masyarakat.

    “Dulu Setu Kabantenan berfungsi sebagai pembagi air untuk lahan pertanian. Namun seiring perkembangan wilayah menjadi kawasan permukiman, hari ini kita harus mengoptimalkan fungsinya menjadi embung air yang baik agar limpasan air yang masuk ke rumah-rumah warga dapat dikendalikan,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menjelaskan, revitalisasi dilakukan melalui sejumlah langkah teknis, mulai dari pembersihan sampah di area setu, normalisasi saluran air, hingga pendalaman tampungan air untuk meningkatkan kapasitas setu saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

    Menurut Rudy, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengurangi risiko banjir di kawasan padat penduduk sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.

    “Setunya dibersihkan, dinormalisasi, dan didalamkan agar daya tampung air lebih maksimal. Ini merupakan bagian dari penataan lingkungan dan pengurangan risiko banjir di kawasan permukiman,” tambahnya.

    Revitalisasi Setu Kabantenan juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan sekitar. Selain menjadi pengendali banjir, kawasan setu nantinya diharapkan lebih tertata, bersih, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Langkah penataan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir dan meningkatkan kualitas tata ruang wilayah di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan permukiman di Cibinong dan sekitarnya.

    Dengan optimalisasi fungsi Setu Kabantenan, Pemkab Bogor berharap persoalan limpasan air yang selama ini kerap mengganggu aktivitas warga dapat diminimalisasi, terutama saat musim hujan dengan curah tinggi.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Panen Raya Jagung dan Launching SPPG Polri di Caringin

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Panen Raya Jagung dan Launching SPPG Polri di Caringin

    BOGOR | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang dilakukan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5).

    Kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG Polres Bogor Caringin IX, Kabupaten Bogor. Kehadiran Rudy Susmanto menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap program nasional penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.

    Dalam agenda tersebut, Rudy Susmanto hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, jajaran Forkopimda, serta unsur Pemerintah Kabupaten Bogor.

    Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya secara resmi meluncurkan program ketahanan pangan Polri dan operasional SPPG di berbagai wilayah Indonesia.

    “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri serta panen raya jagung yang dibina oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

    Usai prosesi peresmian, Presiden Prabowo turut meninjau sekaligus mencoba kendaraan traktor jenis combine corn harvester yang digunakan untuk membantu proses panen jagung modern guna meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

    Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG Polres Bogor di wilayah Caringin. Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan menjadi penguat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program peningkatan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak.

    “Selamat atas diresmikannya SPPG Caringin. Semoga menjadi penguat ketahanan pangan di Kabupaten Bogor, membantu meningkatkan gizi anak bangsa, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.

    Program SPPG Polri sendiri menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran fasilitas tersebut di Kabupaten Bogor diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung kebutuhan pangan bergizi.

    Dengan adanya panen raya jagung serentak dan pembangunan gudang ketahanan pangan, pemerintah optimistis sektor pertanian nasional akan semakin kuat serta mampu menjaga stabilitas pasokan pangan di berbagai daerah.