Tag: berita jawa barat

  • Rudy Susmanto Antar Kabupaten Bogor Raih Rekor MURI Pelayanan Publik Terlama

    Rudy Susmanto Antar Kabupaten Bogor Raih Rekor MURI Pelayanan Publik Terlama

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mencatatkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui program Gebyar Pelayanan Publik 100 Jam Nonstop di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bogor. Program pelayanan tanpa henti tersebut sukses melayani ribuan warga selama lebih dari empat hari penuh.

    Piagam penghargaan MURI diterima langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, didampingi Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, di Kantor DPMPTSP Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (22/5).

    Program inovatif tersebut diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bogor sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

    Selama pelaksanaan kegiatan, pelayanan publik tetap berjalan tanpa henti selama 100 jam, mulai 18 Mei 2026 pukul 10.00 WIB hingga 22 Mei 2026 pukul 14.00 WIB. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena layanan tetap tersedia hingga malam hari, menyesuaikan kebutuhan warga Kabupaten Bogor yang mayoritas bekerja di wilayah penyangga ibu kota.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa keberhasilan meraih Rekor MURI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat transformasi pelayanan publik di Kabupaten Bogor.

    “Dari 100 jam ini harus menjadi bahan evaluasi kita bersama. Kantor-kantor perizinan tidak bisa beroperasi sama dengan jam kerja perangkat daerah lainnya. Karena Kabupaten Bogor merupakan wilayah penyangga ibu kota, banyak masyarakat yang baru bisa mengurus perizinan pada malam hari setelah pulang bekerja,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor perlu menghadirkan kebijakan baru terkait jam operasional pelayanan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan publik, khususnya pelayanan perizinan.

    Selain fokus pada pelayanan perizinan, Rudy juga menyoroti pentingnya administrasi kependudukan sebagai hak dasar masyarakat. Ia meminta dinas terkait lebih aktif melakukan jemput bola kepada warga yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga.

    “Administrasi kependudukan mungkin terlihat sederhana dari KTP dan KK, tetapi itu menjadi pondasi masyarakat untuk memperoleh hak-haknya sebagai warga negara, baik pendidikan maupun bantuan sosial,” tegasnya.

    Rudy berharap momentum Hari Jadi Bogor ke-544 dan keberhasilan meraih Rekor MURI dapat menjadi semangat kebangkitan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju, aman, adil, dan makmur.

    Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bogor, Agus Ridho menjelaskan bahwa kegiatan Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam melibatkan 23 tenant pelayanan dari total 31 tenant yang tersedia di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bogor.

    Tenant tersebut terdiri dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga unsur pendukung lainnya yang bersama-sama memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

    “Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, inklusif, responsif, dan berorientasi kepada kepuasan masyarakat,” ujar Agus Ridho.

    Selama kegiatan berlangsung, rata-rata terdapat 169 petugas pelayanan yang bekerja setiap hari dalam tiga shift pelayanan. Dari total pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 6.210 layanan berhasil diberikan kepada masyarakat dengan jumlah pendaftaran perizinan mencapai 574 permohonan.

    Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang fleksibel, cepat, dan dekat dengan kebutuhan warga sangat dibutuhkan, terutama di wilayah aglomerasi seperti Kabupaten Bogor.

    Keberhasilan ini sekaligus memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai daerah yang terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat modern.

  • Kabupaten Bogor Meriahkan Kirab Budaya Tatar Sunda di Bandung, Rudy Susmanto Tegaskan Semangat Persaudaraan

    Kabupaten Bogor Meriahkan Kirab Budaya Tatar Sunda di Bandung, Rudy Susmanto Tegaskan Semangat Persaudaraan

    BANDUNG | detikNews – Rudy Susmanto menghadiri Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan budaya yang dipimpin langsung oleh Dedi Mulyadi tersebut diikuti oleh 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus memperkuat persaudaraan masyarakat Sunda.

    Dalam agenda budaya tahunan itu, Kabupaten Bogor sukses mencuri perhatian dengan menampilkan Tarian Bhayangkara Padjajaran yang sarat nilai budaya, semangat persatuan, serta menggambarkan kearifan lokal masyarakat Bogor. Penampilan tersebut menjadi simbol komitmen Kabupaten Bogor dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman.

    Rombongan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda dari Kabupaten Bogor dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor bersama para peserta budaya dan seni tradisional yang tampil penuh semangat sepanjang jalur kirab.

    Kirab Budaya Tatar Sunda menempuh perjalanan sejauh 3,5 kilometer. Rute kirab dimulai dari kawasan Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, kemudian berakhir di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

    Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur kirab. Ribuan warga memadati kawasan kegiatan untuk menyaksikan ragam pertunjukan budaya dari berbagai daerah di Jawa Barat. Penampilan Tarian Bhayangkara Padjajaran dari Kabupaten Bogor menjadi salah satu atraksi yang mendapat perhatian pengunjung karena menghadirkan perpaduan seni tradisional dan semangat heroik budaya Sunda.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang dinilai mampu menjadi ruang memperkuat identitas budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Jawa Barat.

    “Alhamdulillah, tadi malam kami mengikuti Kirab Budaya Tatar Sunda sepanjang 3,5 kilometer dengan semangat luar biasa, dipersatukan dalam satu kirab sebagai wujud persaudaraan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap kearifan lokal budaya Sunda,” ujar Rudy Susmanto.

    Menurut Rudy, budaya menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah keberagaman daerah di Jawa Barat. Ia berharap kegiatan budaya seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

    “Semoga semangat ini menjadi energi positif untuk mempererat persaudaraan serta membawa Kabupaten Bogor dan Jawa Barat semakin maju, berbudaya, dan istimewa,” pungkasnya.

    Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda sendiri menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Jawa Barat yang rutin menghadirkan kekayaan seni tradisional dari berbagai daerah. Selain sebagai peringatan budaya Sunda, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata daerah kepada masyarakat luas.

  • Shalat Subuh Berjamaah di Bogor, Bupati Rudy Susmanto Ajak Warga Perkuat Iman dan Silaturahmi

    Shalat Subuh Berjamaah di Bogor, Bupati Rudy Susmanto Ajak Warga Perkuat Iman dan Silaturahmi

    Cibinong, Bogor | detikNews — Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan kebersamaan melalui kegiatan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Wathon, Rabu (13/5/2026), bersama ulama Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf. Momentum ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Bogor yang religius dan harmonis.

    Kegiatan Shalat Subuh berjamaah yang digelar di Masjid Nurul Wathon berlangsung dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan. Jamaah yang hadir terdiri dari tokoh agama, masyarakat sekitar, serta unsur pemerintah daerah yang turut berbaur dalam suasana kebersamaan.

    Agenda ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menanamkan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Kehadiran Bupati Bogor bersama ulama menjadi bentuk nyata pendekatan humanis antara pemimpin daerah dengan warganya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan para ulama, sekaligus membangun sinergi dalam mendorong kemajuan daerah.

    “Alhamdulillah, mengawali aktivitas dengan Shalat Subuh berjamaah menjadi langkah yang penuh keberkahan. Semoga setiap langkah yang dijalankan hari ini diberikan kemudahan dalam melayani masyarakat serta memperkuat iman dan kebersamaan kita semua,” ujar Rudy Susmanto.

    Kehadiran Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf dalam kegiatan tersebut juga memberikan nilai tambah secara spiritual, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kedekatan dengan nilai-nilai keagamaan.

    Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah, guna memperkuat fondasi sosial dan spiritual masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan keimanan yang kuat, pembangunan daerah diharapkan berjalan lebih harmonis dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga.

  • Rudy Susmanto Gerakkan Penataan Taman se-Kabupaten Bogor, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri

    Rudy Susmanto Gerakkan Penataan Taman se-Kabupaten Bogor, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam memperkuat penataan dan pemeliharaan taman di seluruh wilayah Kabupaten Bogor sebagai langkah strategis menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat.

    Komitmen tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat memaparkan program penataan, pemeliharaan, dan pembersihan taman se-Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Senin (11/5/2026).

    Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya berfokus pada fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Penataan taman menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan yang tertata rapi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

    “Pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan kepedulian dalam merawat dan menjaga lingkungan. Sistem penanganan sampah, kebersihan, dan pertamanan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor terus kami perkuat, baik dari sisi personel maupun armada,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor terus melakukan penguatan sistem kebersihan dan pertamanan melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor. Upaya ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

    Dengan mengedepankan semangat gotong royong, pemerintah berharap tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Rudy menilai, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberhasilan program tersebut.

    “Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah, kecamatan, kelurahan, hingga masyarakat, kita bergerak bersama mewujudkan lingkungan Kabupaten Bogor yang bersih, rapi, asri, dan nyaman untuk semua,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Rudy Susmanto menekankan bahwa penataan taman bukan hanya soal estetika, tetapi juga bagian dari pembangunan berkelanjutan. Keberadaan taman yang tertata dengan baik dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat identitas daerah.

    Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu mendorong kesadaran publik untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ruang terbuka hijau yang berkualitas.

    Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis dapat mewujudkan wajah daerah yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, sehingga memberikan dampak positif bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

  • Pemkab Bogor Apresiasi Pewarta Foto di APFI 2026, Tegaskan Peran Pers dalam Demokrasi

    Pemkab Bogor Apresiasi Pewarta Foto di APFI 2026, Tegaskan Peran Pers dalam Demokrasi

    CIBINONG, Bogor | detiNews — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan jurnalisme visual melalui kehadiran dalam Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2026 yang digelar di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Jumat (8/5/2026).

    Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, dalam acara puncak Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) Tahun 2026 yang berlangsung di Cibinong.

    Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ajat turut menyerahkan penghargaan pada kategori People in The News, sebagai bentuk apresiasi kepada karya jurnalistik foto yang mampu menangkap momen penting dan berdampak luas bagi publik.

    Tak hanya seremoni penghargaan, rangkaian kegiatan APFI 2026 juga menghadirkan pameran karya para finalis yang digelar di Taman Siliwangi mulai 8 hingga 12 Mei 2026. Pameran ini terbuka untuk masyarakat sebagai ruang apresiasi sekaligus edukasi visual.

    Menyampaikan pesan Bupati Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan bahwa Pemkab Bogor berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang mampu mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas.

    Menurutnya, keberadaan ajang seperti APFI menjadi momentum penting untuk memberikan penghargaan kepada para pewarta foto yang bekerja di lapangan dengan dedikasi tinggi, seringkali dalam kondisi yang penuh tantangan.

    “Ajang ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga bentuk pengakuan atas kerja keras pewarta foto yang menghadirkan realitas kepada publik melalui visual yang kuat dan bermakna,” ujar Ajat.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga memiliki nilai edukatif bagi masyarakat. Dokumentasi visual dinilai memiliki peran penting dalam merekam perjalanan sejarah, dinamika sosial, serta pembangunan bangsa.

    Sementara itu, Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI), Dwi Pambudo, menekankan bahwa pewarta foto memiliki peran strategis sebagai penjaga memori kolektif bangsa.

    Ia menyebut, di tengah tantangan era digital dan derasnya arus informasi, pewarta foto tetap menjadi garda terdepan dalam menyajikan fakta secara objektif melalui karya jurnalistik yang jujur dan berintegritas.

    PFI juga menyoroti pentingnya menjaga kebebasan pers serta memberikan perlindungan yang layak bagi insan jurnalistik agar dapat menjalankan tugasnya secara profesional.

    “Pers yang merdeka dan berkualitas merupakan fondasi utama demokrasi. Selain itu, pers juga menjadi instrumen penting dalam membangun kesadaran publik, meningkatkan akuntabilitas, serta melawan hoaks dan manipulasi informasi,” tegas Dwi.

    Dengan terselenggaranya APFI 2026, diharapkan ekosistem pers di Indonesia semakin kuat, profesional, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai integritas jurnalistik.

  • Bupati Bogor Apresiasi Buruh Jaga Kondusivitas Mayday 2026, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha

    Bupati Bogor Apresiasi Buruh Jaga Kondusivitas Mayday 2026, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi tinggi kepada para buruh dan serikat pekerja yang berhasil menjaga kondusivitas daerah selama peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026. Momentum ini dinilai menjadi titik penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pekerja, dan dunia usaha guna menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor.

    Peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) tingkat Kabupaten Bogor yang digelar pada Kamis (7/5/2026) berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pekerja yang telah berperan aktif menjaga suasana tetap aman dan harmonis di wilayah Kabupaten Bogor.

    “Alhamdulillah, hari ini kita dapat memperingati Mayday bersama serikat pekerja dalam suasana yang kondusif. Terima kasih kepada seluruh buruh yang telah menjaga stabilitas daerah yang kita cintai bersama,” ujar Rudy.

    Menurutnya, peran buruh sangat penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa hubungan yang harmonis antara pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan produktif.

    Rudy juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan Mayday ini dapat terus dipelihara. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju, adil, aman, dan makmur.

    Sementara itu, Ketua APINDO Kabupaten Bogor, Abdul Hayi, menyampaikan bahwa Mayday memiliki makna lebih dari sekadar peringatan tahunan. Ia menilai momen ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

    Menurut Abdul Hayi, Kabupaten Bogor sebagai salah satu kawasan industri dan penopang ekonomi nasional memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas ketenagakerjaan.

    “Mayday menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Ini momentum penting untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis, dialogis, dan solutif,” jelasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa tantangan ekonomi global saat ini menuntut semua pihak untuk lebih solid dalam menjaga keberlanjutan usaha dan kesejahteraan pekerja.

    Dengan berlangsungnya peringatan Mayday yang aman dan tertib, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama seluruh elemen buruh dan pengusaha menegaskan komitmen untuk terus menjaga stabilitas daerah. Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Peran INI dan IPPAT dalam Mendorong PAD dan Percepatan Pembangunan

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Peran INI dan IPPAT dalam Mendorong PAD dan Percepatan Pembangunan

    CIBINONG, BOGOR | detikNews — Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan melibatkan organisasi profesi seperti Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) sebagai pilar strategis percepatan pembangunan daerah.

    Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk organisasi profesi seperti Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT).

    Pernyataan tersebut disampaikan Rudy saat menerima audiensi INI dan IPPAT di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (5/5). Dalam pertemuan tersebut, ia didampingi Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

    Rudy menjelaskan bahwa peran notaris dan PPAT memiliki posisi strategis dalam mendukung tertib administrasi pertanahan serta legalitas transaksi. Hal ini dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan penerimaan daerah.

    “Optimalisasi PAD dan percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk INI dan IPPAT yang berperan penting dalam setiap tahapan pembangunan,” ujarnya.

    Menurutnya, setiap transaksi yang tercatat secara legal dan tertib akan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah, baik dari sektor pajak maupun retribusi.

    Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan oleh INI dan IPPAT dalam mendukung peningkatan PAD Kabupaten Bogor.

    “Kami mengapresiasi peran INI dan IPPAT yang turut memperkuat pembangunan daerah serta mendukung peningkatan pendapatan asli daerah,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Rudy berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dapat terus diperkuat guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

    Dengan kolaborasi yang solid, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis mampu mempercepat pembangunan di berbagai sektor, sekaligus meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi PAD.

  • Doa Bersama dan Tabur Bunga di Bekasi, Wawali Kenang Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL

    Doa Bersama dan Tabur Bunga di Bekasi, Wawali Kenang Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL

    KOTA BEKASI | detikNews – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri doa bersama dan tabur bunga untuk mengenang korban kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan dan duka mendalam.

    Kegiatan doa bersama tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah serta masyarakat yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada para korban kecelakaan kereta. Suasana penuh haru menyelimuti area stasiun saat doa dipanjatkan secara bersama-sama untuk keselamatan dan ketenangan arwah korban.

    Selain mengikuti doa bersama, Abdul Harris Bobihoe juga melakukan prosesi tabur bunga. Tindakan ini menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa dari Pemerintah Kota Bekasi kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

    Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan duka cita mendalam serta harapan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga menegaskan pentingnya meningkatkan keselamatan transportasi publik agar kejadian serupa tidak terulang.

    “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.

    Usai kegiatan doa, Wakil Wali Kota Bekasi meninjau langsung kondisi gerbong KRL yang terdampak kecelakaan. Gerbong tersebut tampak telah ditutup terpal sebagai bagian dari proses penanganan pascakejadian.

    Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap peristiwa yang terjadi di wilayahnya.

    Di sisi lain, masyarakat yang hadir tampak larut dalam doa dengan penuh haru. Kebersamaan antara pemerintah dan warga mencerminkan solidaritas kuat dalam menghadapi musibah.

    Pemerintah Kota Bekasi berharap kegiatan ini dapat memberikan penguatan moral bagi keluarga korban serta mendukung proses pemulihan pascakecelakaan.

  • Bupati Bogor Percepat Penataan Wilayah Terintegrasi, Fokus Akses Jalan dan Kualitas Lingkungan

    Bupati Bogor Percepat Penataan Wilayah Terintegrasi, Fokus Akses Jalan dan Kualitas Lingkungan

    CIBINONG, BOGOR | detikNews — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin rapat percepatan penataan wilayah yang digelar di Ruang Soekarno Hatta, Pendopo Bupati, Minggu (3/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mewujudkan tata wilayah yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

    Dalam arahannya, Bupati Bogor menegaskan bahwa penataan wilayah dilakukan secara masif dengan melibatkan berbagai pihak melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas tata ruang serta kenyamanan lingkungan bagi masyarakat.

    “Percepatan penataan wilayah di Kabupaten Bogor terus kami lakukan secara masif bersama seluruh pihak. Progres terus kami tingkatkan di titik-titik strategis seperti Jalan Cijayanti, Jalan Kemang-Parung, Flyover Cileungsi, Citeureup hingga kawasan Pakansari dan Tegar Beriman serta wilayah lainnya,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia menjelaskan, program penataan wilayah ini bertujuan untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih tertata, akses transportasi yang lebih lancar, serta lingkungan yang lebih nyaman dan layak huni bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

    Menurutnya, penataan wilayah menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Ini adalah komitmen kami untuk terus menghadirkan perubahan yang nyata. Karena wajah Bogor adalah wajah Indonesia,” tegasnya.

    Rapat tersebut juga dihadiri oleh jajaran perangkat daerah terkait yang memiliki peran penting dalam mendukung percepatan program penataan wilayah di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, tata ruang, hingga lingkungan hidup.

    Melalui langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pembangunan yang dilakukan dapat memberikan dampak positif secara merata, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.

  • Haru! Wali Kota Dedie Rachim Lepas 441 Calon Jamaah Haji Kota Bogor, Ini Pesan Pentingnya

    Haru! Wali Kota Dedie Rachim Lepas 441 Calon Jamaah Haji Kota Bogor, Ini Pesan Pentingnya

    Kota Bogor | detikNews — Suasana haru menyelimuti pelepasan 441 calon jamaah haji asal Kota Bogor yang tergabung dalam kloter 10. Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Masjid Raya Al Mi’raj, Jalan Pajajaran, Sabtu (2/5/2026).

    Momentum sakral ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim, Sekretaris Daerah Denny Mulyadi, serta unsur Forkopimda Kota Bogor.

    Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan rasa haru dan syukur atas kesempatan besar yang diterima para jamaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua umat Muslim bisa dapatkan.

    “Hari ini, insyaallah bapak dan ibu telah mendapatkan keberkahan menjadi tamu Allah. Jadikan kesempatan ini sebagai pintu untuk semakin bersyukur. Saya juga mendoakan bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

    Dedie juga menyoroti panjangnya masa tunggu keberangkatan haji yang kini mencapai sekitar 29 tahun. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius dan perlu adanya kebijakan strategis, termasuk penambahan kuota haji.

    Berdasarkan data, jumlah calon jamaah haji Kota Bogor yang masuk daftar tunggu saat ini mencapai 24.479 orang. Rinciannya terdiri dari 22.550 jamaah reguler dan 1.929 jamaah lanjut usia (lansia).

    Para jamaah kloter 10 ini dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Juni 2026, setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

    Dedie Rachim juga berharap adanya sinergi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi guna meningkatkan pelayanan ibadah haji, termasuk percepatan masa tunggu.

    “Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya menyampaikan rasa syukur dan turut berbahagia. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” ucapnya.

    Ia turut berpesan kepada seluruh jamaah untuk menjaga niat, kesehatan, serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

    “Jadilah duta Kota Bogor yang mencerminkan akhlak mulia, disiplin, dan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Indra Karmawan, mengungkapkan bahwa jamaah termuda berusia 22 tahun dan tertua 84 tahun.

    “Secara umum kondisi kesehatan jamaah dalam keadaan baik. Insyaallah pelayanan tahun ini juga lebih tertata, khususnya bagi jamaah yang tergabung dalam embarkasi JKS Bekasi,” jelas Indra.

    Ia juga mengingatkan para jamaah agar mewaspadai kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang diperkirakan mencapai 45 hingga 48 derajat Celsius. Persiapan fisik, mental, dan perlengkapan menjadi hal penting agar ibadah dapat berjalan lancar.