Tag: haji Indonesia 2026

  • Dengan Basmalah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Berangkatkan Jamaah Haji Kloter 24

    Dengan Basmalah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Berangkatkan Jamaah Haji Kloter 24

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 24 asal Kabupaten Bogor menuju Tanah Suci dalam sebuah prosesi di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Ahad (17/5/2026). Sebanyak 335 jamaah diberangkatkan dalam kloter keenam asal Kabupaten Bogor pada gelombang kedua musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

    Pelepasan jamaah berlangsung khidmat dan penuh haru. Dengan mengucap basmalah, Rudy Susmanto secara resmi memberangkatkan para tamu Allah tersebut untuk menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

    “Bismillahirrahmanirrahim, jamaah haji Kloter 24 Kabupaten Bogor dengan ini secara resmi saya nyatakan dilepas,” ujar Rudy Susmanto di hadapan ratusan jamaah dan keluarga pengantar.

    Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh kepada para jamaah haji, mulai dari proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Dalam pelaksanaannya, Kloter 24 turut didampingi sejumlah petugas haji yang terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Haji, Tim Kesehatan, Paramedis, serta Petugas Haji Daerah (PHD).

    Pendampingan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh jamaah memperoleh pelayanan optimal selama perjalanan maupun saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto juga menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh jamaah haji asal Kabupaten Bogor. Ia berharap para jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan selama menjalankan ibadah.

    “Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” katanya.

    Rudy juga berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Indonesia dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

    “Menjadi haji dan hajjah yang mabrur, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta berkumpul kembali bersama keluarga tercinta,” ungkapnya.

    Berdasarkan jadwal keberangkatan, jamaah haji Kloter 24 JKS terlebih dahulu menuju Embarkasi Bekasi sebelum bertolak ke Tanah Suci pada 18 Mei 2026 pukul 10.10 WIB menggunakan nomor penerbangan SV 5161.

    Keberangkatan jamaah haji Kabupaten Bogor tahun ini menjadi bagian dari penyelenggaraan ibadah haji nasional yang terus mendapat perhatian pemerintah, terutama dalam aspek pelayanan, kesehatan, dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmi Lepas Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor ke Tanah Suci

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmi Lepas Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor ke Tanah Suci

    CIBINONG, BOGOR | detikNews – Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Haji Kloter 23 Kabupaten Bogor menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jumat (16/5/2026). Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bagian dari persiapan jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menyampaikan doa dan pesan khusus kepada seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Makkah dan Madinah.

    “Hari ini kami melepas Calon Jamaah Haji Kloter 23 menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi untuk menunaikan Rukun Islam kelima di Tanah Suci. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, serta senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ujar Rudy Susmanto.

    Ia juga berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur serta hajjah mabrurah.

    “Semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur, kembali ke tanah air dengan selamat, serta dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, menjelaskan bahwa Kloter JKS 23 merupakan kloter kelima asal Kabupaten Bogor sekaligus kloter utuh terakhir pada musim haji tahun 2026.

    Menurutnya, total jamaah dalam Kloter 23 mencapai 439 orang yang terdiri dari 208 jamaah laki-laki dan 231 jamaah perempuan. Para jamaah berasal dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan jamaah non-KBIH.

    Adapun rincian jamaah terdiri dari KBIH Al-Hikmah Cibinong sebanyak 75 jamaah, KBIH UI Ibnu Aqil sebanyak 85 jamaah, KBIH Al-Anshor Gunung Putri sebanyak 272 jamaah, serta tujuh jamaah non-KBIH.

    Muslimin menambahkan, selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, jamaah akan didampingi oleh petugas haji yang terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Haji, Tim Kesehatan, Paramedis, hingga Petugas Haji Daerah (PHD).

    “Kloter 23 dijadwalkan tiba di Embarkasi Bekasi pukul 15.40 WIB. Selanjutnya jamaah akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada 17 Mei 2026 pukul 10.40 WIB dan dijadwalkan take off pukul 13.40 WIB menggunakan Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5309,” jelas Muslimin.

    Setibanya di Arab Saudi, para jamaah haji asal Kabupaten Bogor akan menempati wilayah Misfalah Sektor 9 di hotel nomor 908 dan 910 selama menjalankan ibadah haji.

    Sementara untuk jadwal kepulangan, Jamaah Haji Kloter 23 dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 26 Juni 2026 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 12.50 WIB menggunakan penerbangan Saudi Airlines SV 5396.

    Pemerintah Kabupaten Bogor berharap seluruh jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat Kabupaten Bogor.

  • Bupati Bogor Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji 2026

    Bupati Bogor Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji 2026

    CIBINONG, Bogor | detikNews – Sejarah baru tercipta dalam pelaksanaan pemberangkatan jamaah haji di Kabupaten Bogor. Untuk pertama kalinya, ratusan jamaah haji Kloter 21 diberangkatkan langsung dari Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Jumat (15/5/2026).

    Momen ini menjadi perhatian masyarakat karena selama bertahun-tahun proses pelepasan jamaah haji biasanya dipusatkan di Gedung Tegar Beriman. Namun pada musim haji 2026, lokasi pemberangkatan dialihkan ke Masjid Raya Nurul Wathon seiring renovasi Gedung dan Alun-Alun Tegar Beriman yang tengah berlangsung.

    Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, penggunaan Masjid Raya Nurul Wathon bukan hanya solusi sementara, tetapi juga bagian dari optimalisasi fasilitas publik yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor untuk masyarakat.

    “Karena saat ini Gedung Tegar Beriman dan Alun-Alun Tegar Beriman sedang direnovasi, maka pemberangkatan haji dialihkan ke Masjid Raya Nurul Wathon,” ujar Rudy Susmanto saat pelepasan jamaah.

    Menurutnya, keberadaan Masjid Raya Nurul Wathon telah memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan.

    “Alhamdulillah, Masjid Raya Nurul Wathon yang kami bangun pada 2025 memberikan banyak manfaat positif. Bukan hanya untuk pelepasan haji, tetapi juga kegiatan keagamaan lainnya. Mudah-mudahan seluruh infrastruktur yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” jelasnya.

    Tidak hanya itu, Rudy Susmanto juga mengungkapkan rencana besar Pemkab Bogor dalam meningkatkan pelayanan haji di masa mendatang. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan asrama haji terintegrasi di kawasan Stadion Pakansari dan Masjid Raya Nurul Wathon pada 2027.

    Ia berharap pada 2028 mendatang, jamaah haji asal Kabupaten Bogor sudah dapat diberangkatkan melalui pusat layanan haji terpadu tanpa lagi menggunakan sistem pemberangkatan bus seperti saat ini.

    “Ke depan kita rencanakan pembangunan asrama haji pada 2027. Mudah-mudahan tahun 2028 jamaah sudah diberangkatkan melalui Pusat Pelayanan Haji dan Umrah yang terintegrasi dengan asrama haji di samping Masjid Raya Nurul Wathon,” paparnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, menjelaskan bahwa Kloter 21 merupakan kloter kedua pada gelombang kedua sekaligus kloter keempat jamaah asal Kabupaten Bogor tahun 2026.

    Menurutnya, Kloter 21 merupakan gabungan jamaah asal Kabupaten Bogor dan Kota Depok, dengan total jamaah Kabupaten Bogor sebanyak 271 orang.

    “Jamaah terdiri dari 119 laki-laki dan 151 perempuan,” ungkap Muslimin.

    Ia menjelaskan para jamaah berasal dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), di antaranya KBIH Syamsul Huda Ciawi sebanyak 106 jamaah, KBIH Aisyah Gunung Putri 94 jamaah, KBIH Sirojul Falah Parung 31 jamaah, KBIHU Riyadul Muttaqien Jasinga 20 jamaah, serta 19 jamaah non-KBIH.

    Muslimin juga memaparkan jadwal keberangkatan jamaah. Setelah pelepasan di Cibinong, jamaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Bekasi pada pukul 13.10 WIB untuk menjalani proses penerimaan resmi usai salat Jumat.

    Selanjutnya, jamaah akan diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada 16 Mei 2026 pukul 07.10 WIB dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci pada pukul 12.10 WIB.

    “Jamaah akan menempati wilayah Misfalah sektor 8, hotel 811 dan 812. Insyaallah kembali ke Tanah Air pada 25 Juni 2026 dengan penerbangan Saudi Airlines SV5376,” jelasnya.

    Suasana pelepasan jamaah berlangsung khidmat dan penuh haru. Doa bersama dipanjatkan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

  • Haru! Wali Kota Dedie Rachim Lepas 441 Calon Jamaah Haji Kota Bogor, Ini Pesan Pentingnya

    Haru! Wali Kota Dedie Rachim Lepas 441 Calon Jamaah Haji Kota Bogor, Ini Pesan Pentingnya

    Kota Bogor | detikNews — Suasana haru menyelimuti pelepasan 441 calon jamaah haji asal Kota Bogor yang tergabung dalam kloter 10. Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Masjid Raya Al Mi’raj, Jalan Pajajaran, Sabtu (2/5/2026).

    Momentum sakral ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim, Sekretaris Daerah Denny Mulyadi, serta unsur Forkopimda Kota Bogor.

    Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan rasa haru dan syukur atas kesempatan besar yang diterima para jamaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua umat Muslim bisa dapatkan.

    “Hari ini, insyaallah bapak dan ibu telah mendapatkan keberkahan menjadi tamu Allah. Jadikan kesempatan ini sebagai pintu untuk semakin bersyukur. Saya juga mendoakan bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

    Dedie juga menyoroti panjangnya masa tunggu keberangkatan haji yang kini mencapai sekitar 29 tahun. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius dan perlu adanya kebijakan strategis, termasuk penambahan kuota haji.

    Berdasarkan data, jumlah calon jamaah haji Kota Bogor yang masuk daftar tunggu saat ini mencapai 24.479 orang. Rinciannya terdiri dari 22.550 jamaah reguler dan 1.929 jamaah lanjut usia (lansia).

    Para jamaah kloter 10 ini dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Juni 2026, setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

    Dedie Rachim juga berharap adanya sinergi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi guna meningkatkan pelayanan ibadah haji, termasuk percepatan masa tunggu.

    “Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya menyampaikan rasa syukur dan turut berbahagia. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” ucapnya.

    Ia turut berpesan kepada seluruh jamaah untuk menjaga niat, kesehatan, serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

    “Jadilah duta Kota Bogor yang mencerminkan akhlak mulia, disiplin, dan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Indra Karmawan, mengungkapkan bahwa jamaah termuda berusia 22 tahun dan tertua 84 tahun.

    “Secara umum kondisi kesehatan jamaah dalam keadaan baik. Insyaallah pelayanan tahun ini juga lebih tertata, khususnya bagi jamaah yang tergabung dalam embarkasi JKS Bekasi,” jelas Indra.

    Ia juga mengingatkan para jamaah agar mewaspadai kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang diperkirakan mencapai 45 hingga 48 derajat Celsius. Persiapan fisik, mental, dan perlengkapan menjadi hal penting agar ibadah dapat berjalan lancar.